Di Bawah Tekanan Usai Ditekuk MU, Arsenal Tetap Paling Dijagokan Juara Liga Inggris

AKURAT.CO, Legenda Manchester United (MU), Roy Keane, menilai kekalahan Arsenal dari eks timnya di laga ke-23 Liga Primer Inggris 2025-2026 menunjukkan tekanan ke arah klub asal London tersebut.
Roy Keane menganggap bahwa periode satu sampai dua bulan ke depan pasca kekalahan atas MU di Stadion Emirates, London, Inggris, Minggu (25/1), akan sangat menentukan peluang Arsenal untuk menjadi juara Liga Primer musim ini.
“Ini tekanan. Tekanan ada pada Arsenal hari ini,” kata Roy Keane usai laga Arsenal vs MU sebagaimana dipetik dari BBC.
Baca Juga: Arsenal vs MU: Tumbangkan The Gunners secara Dramatis, Setan Merah Tembus 4 Besar!
“Mereka merasakan tekanan dan selanjutnya bagaimana mereka menghadapinya bulan depan atau dua (bulan ke depan). (Tekanan) itu yang merugikan mereka di beberapa tahun terakhir.”
Menjamu MU, Arsenal sejatinya unggul lebih dulu melalui gol bunuh diri Lisandro Martinez di menit ke-29. Namun, kesalahan Martin Zubimendi berakhir dengan balasan MU melalui aksi Bryan Mbeumo di menit ke-37.
MU membalikkan keadaan lewat gol jarak jauh Patrick Dorgu di menit ke-50 namun Arsenal menyamakan kedudukan menjadi 2-2 melalui sundulan Mikel Merrino.
Hanya tiga menit berselang, MU sudah kembali unggul dengan gol sepakan jarak jauh Matheus Cunha. Sekaligus mengunci tiga poin dari kandang Arsenal.
Baca Juga: Klasemen Liga Inggris: Imbang Lawan Liverpool, Arsenal Tetap Unggul 6 Poin di Puncak
Kekalahan atas MU adalah yang ketiga dari 23 laga yang sudah ditempuh The Gunners di Liga Primer musim ini. Mereka bertahan di puncak klasemen dengan selisih empat angka dari Manchester City dan Aston Villa di posisi kedua dan ketiga.
Pun demikian, prediksi lembaga statistik Opta masih menjagokan Arsenal sebagai kampiun musim ini. Opta memberikan Arsenal 84,44 persen peluang untuk mempertahankan puncak klasemen sampai akhir musim.
Jauh unggul dari Manchester City yang hanya punya 8,38 persen dan Aston Villa dengan 7,09 persen. Sementara tim lain yang tersisa punya peluang tak sampai satu persen.
Pada saat yang sama, sisa laga Arsenal juga lebih menguntungkan ketimbang pesaingnya. Pertandingan besar mereka adalah melawan Chelsea di kandang pada 1 Maret dan bertandang ke kandang City pada 18 April.
Sementara City masih harus bertandang ke markas Liverpool pada 8 Februari, Chelsea pada 11 April, dan Aston Villa pada 24 Mei. Adapun Villa menghadapi Chelsea pada 4 Maret, MU pada 14 Maret, serta Liverpool pada 17 Mei.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kecelakaan Maut di Afrika Selatan, 21 Orang Tewas dalam Tabrakan Tiga Kendaraan
- 2Terpukau Atmosfer Persija vs Persib di SUGBK, John Herdman: Belum Pernah Saya Rasakan
- 3Apa Itu Gempa Megathrust? Ini Wilayah Indonesia yang Berpotensi Terdampak
- 4Tokoh Partai Reformasi Britania Raya Balas Trump soal Irlandia Bersatu: Jangan Campuri Politik Inggris!
- 5Soal Kabar Jokowi-Megawati Bakal Bertemu, Said Abdullah: Kartunya Mati, Jangan Dihidupkan Lagi
- 6Suahasil Nazara Jadi Menkeu Baru, Ini Sosok dan Perjalanan Kariernya
- 7ACL Two: FC Seoul Siapkan Pemain SMA Lawan Persib Bandung, Anggap Remeh?
- 8Ismed Sofyan Puji Shin Tae-yong Usai Persija Kalahkan Persib, Putuskan Kebuntuan 3 Tahun
- 9Sidang Korupsi Kuota Haji Ungkap Marwan Dasopang Mendorong Kuota Tambahan Tidak Seluruhnya untuk Jemaah Reguler
- 10Fahd A Rafiq Bersama Tujuh Tersangka OTT Summarecon Digiring ke Mobil Tahanan KPK







