Mata Pencaharian Terganggu, Tujuh Pemain Naturalisasi Timnas Malaysia Dikabarkan Gugat FAM

AKURAT.CO, Tujuh pemain naturalisasi Tim Nasional Malaysia dikabarkan berencana menggugat Asosiasi Sepakbola Malaysia (FAM) sehubungan dengan sanksi yang dijatuhkan FIFA kepada mereka.
Salah satu situs berita Malaysia, Harian Metro, Minggu (9/11), mengutip sumber yang tak disebutkan namanya yang mengakui bahwa pengacara asing saat ini sedang berdiskusi dengan tujuh pemain terlibat untuk menggugat FAM.
“Diketahui bahwa pengacara luar negeri sedang berunding dengan tujuh pemain tersebut untuk mempertimbangkan menggugat FAM karena kesalahan teknis yang mereka (FAM) akui sendiri,” kata sumber tersebut.
Baca Juga: FAM Dianggap Buang Uang Banding ke CAS, Tunku Ismail Siap Tanggung Biaya Gunakan Uang Pribadi
Pada 25 September lalu, FIFA resmi menghukum FAM dan tujuh pemain terlibat karena tuduhan pemalsuan dokumen naturalisasi. Sanksinya adalah denda sebanyak 350 ribu Franc Swiss untuk FAM.
Sedangkan terhadap pemain FIFA menghukum masing-masing denda 2.000 Franc Swiss dan larangan beraktifitas di dunia sepakbola selama 12 bulan. Tak ayal, sanksi ini membuat para pemain tersebut tak bisa membela klubnya.
Ketujuh pemain tersebut adalah Gabriel Palmero, Facundo Garces, Rodrigo Holgado, Imanol Machuca, Joao Figueiredo, Jon Irazabal, dan Hector Hevel.
Sumber tersebut mengatakan bahwa gugatan ini diajukan karena sanksi yang dijatuhkan FIFA telah mengganggu mata pencaharian para pemain itu. Selain itu, mereka juga perlu menggugat untuk membersihkan nama.
Baca Juga: Imbas Sanksi FIFA, Pemain Naturalisasi Timnas Malaysia Gabriel Palmero Kini Tanpa Klub
“Mereka boleh melakukan itu dan itu bukan perkara yang mengejutkan karena ‘periuk nasi’ mereka hilang sebab dilarang (bermain). Langkah menuntut ganti rugi itu agar mereka bisa membersihkan nama mereka,” kata sumber tersebut.
“Ini penting bagi mereka untuk mencari klub baru selepas masa larangan berakhir.”
Beberapa pemain seperti Gabriel Palmero dan Rodrigo Holgado bahkan sudah diputus kontrak oleh klub masing-masing. Palmero dipecat oleh klub Spanyol, Unionistas Salamanca, sementara Holgado diberhentikan dari klub Kolombia, America De Cali.
Malaysia sendiri sudah menyatakan akan menggunakan jalan terakhir dengan mengajukan banding ke Pengadilan Arbitrase Olahraga. Rencana ini menyusul penolakan Komite Banding FIFA atas banding FAM beberapa waktu lalu.
Skandal ini membuat Malaysia berpotensi kehilangan angka dan dicoret dari partisipasi di Kualifikasi Piala Asia 2027 yang sedang mereka ikuti.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 3Cara Login dan Mengisi Aplikasi Sahabat KBC Kemenag untuk Guru dan Murid
- 4Denmark Terbuka: Kena Kartu Merah di Semifinal, Fajar/Fikri Minta Peraturan Baru Time Clock Ditinjau Ulang
- 5Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 6Dorongan Hak Angket Ijazah Gibran Menguat, Jokowi Mulai Panik?
- 7Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 8Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 9Presiden Prabowo Terima Kunjungan Sekjen PBB António Guterres di Hambalang
- 10Survei PPI: Mayoritas Publik Puas dengan Kinerja Pemerintah dan Presiden Prabowo







