Mengenal Ankle Sprain yang Menghantui Pemain Persija Witan Sulaeman

AKURAT.CO Pemain sayap Persija, Witan Sulaeman, harus ditarik keluar pada menit ke-21 dalam laga melawan Persebaya di Stadion Utama GBK, pada Sabtu (12/4/2025).
Witan harus ditarik keluar usai mendapatkan tekel keras dari bek Persebaya, Slavko Damjanovic.
Parahnya lagi, tekel keras tersebut hanya berbuah kartu kuning untuk Damjanovic.
Dalam konferensi pers usai laga, pelatih Persija, Carlos Pena, mengkhawatirkan kondisi Witan.
Carlos Pena mengatakan kalau dirinya berpikir ankle Witan terkilir usai tekel berbahaya.
Ia juga memprediksi Witan tidak bisa ikut berlaga membela Persija hingga akhir musim.
Situasi tersebut tentu saja tidak menguntungkan kedua pihak, baik Persija maupun Witan.
Mengenal Cedera Ankle Terkilir Witan Sulaeman
Dikutip dari berbagai sumber, ankle sprain atau pergelangan kaki terkilir adalah kondisi yang terjadi ketika ligamen di pergelangan kaki meregang secara berlebihan melebihi batas normalnya.
Cedera ini cukup umum dialami oleh atlet, terutama pemain sepak bola yang mengandalkan kekuatan kaki.
Sebenarnya, kebanyakan kasus cedera pergelangan kaki terkilir bersifat ringan dan dapat dilakukan perawatan mandiri di rumah.
Namun, beberapa kasus yang lebih serius seperti dialami Witan Sulaeman, ligamen pada pergelangan kaki dapat robek, sehingga perlu dilakukan penanganan serius seperti pembedahan.
Baca Juga: Carlos Pena Kesal Persija Jakarta Gagal Kalahkan Persebaya, Akui tak Puaskan Jakmania
Biasanya, seseorang yang mengalami cedera ini akan merasakan nyeri di bagian pergelangan kaki, disusul dengan bengkak dan kaki menjadi sulit untuk digerakkan.
Jika hal tersebut terjadi pada Witan, tentu saja akan mengganggu performanya saat berada di lapangan.
Cedera ini juga dapat menimbulkan komplikasi lain seperti sendi pergelangan kaki yang menjadi tidak stabil, radang sendi dan yang lebih buruk adalah kerusakan saraf kaki.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 6Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 7Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







