Matthew Baker Mundur dari Timnas Indonesia U-20, Singgung Konflik Kepentingan

AKURAT.CO Matthew Baker memutuskan mundur dari pemusatan latihan Timnas Indonesia U-20 yang dipimpin Indra Sjafri.
Keputusan ini diambil jelang persiapan Piala Asia U-20 2025 di China pada 12 Februari hingga 1 Maret 2025.
Lewat pernyataannya di Instagram Stories, Jumat (17/1/2025), Matthew menyampaikan rasa terima kasih kepada pelatih Indra Sjafri atas kesempatan yang diberikan.
“Terima kasih Coach Indra Sjafri atas kesempatan dan telah menerima saya di Timnas Indonesia U-20,” tulis pemain yang memperkuat Melbourne City tersebut.
Namun, ia mengungkapkan keputusannya untuk mundur karena alasan konflik kepentingan.
“Karena adanya konflik kepentingan, saya tidak bisa melanjutkan dengan Timnas Indonesia U-20,” lanjutnya, tanpa memberikan penjelasan lebih rinci terkait konflik yang dimaksud.
Sebagai informasi, pemain berusia 15 tahun itu sebelumnya menjadi bagian penting dari Timnas Indonesia U-17 asuhan Nova Arianto.
Tim ini juga tengah bersiap menghadapi Piala Asia U-17 2025 di Arab Saudi yang akan berlangsung pada 3-20 April 2025.
Matthew menegaskan bahwa keputusannya memungkinkan dirinya fokus kembali ke Timnas U-17 untuk persiapan turnamen tersebut.
“Keputusan ini memastikan bahwa saya akan tersedia untuk timnas U-17 di Piala Asia U-17 2025,” jelasnya.
Meski memilih mundur, Matthew tetap memberikan dukungannya untuk Timnas Indonesia U-20.
“Semoga sukses di Piala Asia U-20 2025, dan berjuanglah untuk lolos ke Piala Dunia U-20 2025. Saya akan kembali secepatnya,” pungkasnya.
Keputusan Matthew Baker ini mengundang perhatian, terutama terkait alasan mundurnya yang menyebut konflik kepentingan.
Namun, dengan potensinya yang besar, kehadirannya tetap diharapkan memberi kontribusi penting bagi Timnas U-17 di Piala Asia mendatang.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Denmark Terbuka: Kena Kartu Merah di Semifinal, Fajar/Fikri Minta Peraturan Baru Time Clock Ditinjau Ulang
- 2Tumbang Lawan Lazio, Juventus Mulai Pertimbangkan Depak Luciano Spalletti dan Bidik Antonio Conte
- 3Polemik Ijazah Gibran Memanas, Hasan Nasbi Ungkap Sikap Pemerintah
- 4Prediksi Skor PSG vs Barcelona, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Kalender Jawa 19 Oktober 2026: Watak Weton Senin Wage Dikenal Jujur dan Tenang
- 6Prediksi Skor Como vs Man Utd 21 Oktober 2026: Setan Merah Terancam
- 7Prediksi Skor Lille vs Galatasaray: Duel Sengit Demi Poin Perdana Liga Champions
- 8Prediksi Skor Bali United vs Garudayaksa 21 Oktober 2026: Serdadu Tridatu Diunggulkan?
- 9Greenpeace Bentangkan Spanduk di Bundaran HI, Pemerintah Hormati Kebebasan Berpendapat
- 10Polemik Ijazah Gibran, Prabowo Disarankan Ambil Langkah Taktis Ini Demi Cegah Indonesia Rusuh Seperti Eropa








