Timnas Day Melawan Laos di Piala AFF 2024, Berapa Gaji Shin Tae-yong?

AKURAT.CO Timnas Indonesia telah menunjukkan performa yang mengesankan di Piala AFF 2024, yang saat ini berlangsung hingga 5 Januari 2025.
Pada pertandingan pertama Grup B, Indonesia berhasil meraih kemenangan tipis 1-0 atas Myanmar berkat gol dari kapten tim, Asnawi Mangkualam pada menit ke-76.
Kemenangan ini menempatkan Indonesia di posisi kedua klasemen sementara Grup B, setara dengan Vietnam yang juga meraih kemenangan di laga mereka.
Dengan format turnamen yang mempertemukan sepuluh tim dibagi menjadi dua grup, dua tim teratas dari masing-masing grup akan melaju ke semifinal.
Untuk memastikan tempat di semifinal, Indonesia perlu meraih hasil positif di sisa pertandingan melawan Laos, Vietnam, dan Filipina.
Baca Juga: Tak Usah Khawatir Plagiarisme, Ini 10 Web Parafrase Online Gratis dan Terbaik
Peluang untuk lolos ke babak selanjutnya sangat terbuka, dan performa konsisten akan menjadi kunci bagi skuad Garuda.
Shin Tae-yong, pelatih Timnas Indonesia, juga mendapatkan perhatian tidak hanya karena prestasinya tetapi juga gajinya yang cukup tinggi
Berapa Gaji Shin Tae-yong?
Gaji Shin Tae-yong sebagai pelatih Timnas Indonesia menjadi topik yang menarik perhatian publik. Dikutip dari berbagai sumber, Kamis (12/12/2024), berikut adalah rincian mengenai gaji dan kontraknya:
Saat ini, Shin Tae-yong dilaporkan menerima gaji sebesar Rp1,1 miliar per bulan.
Namun, ada juga informasi yang menyebutkan bahwa total biaya untuk gaji dan fasilitas lainnya bisa mencapai Rp2 miliar per bulan, yang mencakup gaji asisten pelatih dan staf lainnya.
Pada kontrak pertamanya dari tahun 2020 hingga 2023, gaji tahunan Shin Tae-yong diperkirakan mencapai Rp15,3 miliar.
Kontraknya baru saja diperpanjang hingga tahun 2027 dengan nilai sekitar Rp23,6 miliar per tahun, meningkat signifikan dibandingkan kontrak sebelumnya.
Sebelum melatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong mendapatkan gaji sekitar 425 ribu euro (sekitar Rp7 miliar) per tahun saat melatih Timnas Korea Selatan.
Ini menunjukkan bahwa gajinya di Indonesia jauh lebih tinggi dibandingkan saat ia melatih di Korea.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Denmark Terbuka: Kena Kartu Merah di Semifinal, Fajar/Fikri Minta Peraturan Baru Time Clock Ditinjau Ulang
- 2Dorongan Hak Angket Ijazah Gibran Menguat, Jokowi Mulai Panik?
- 3Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 4Tumbang Lawan Lazio, Juventus Mulai Pertimbangkan Depak Luciano Spalletti dan Bidik Antonio Conte
- 5Korlantas Polri Gelar Bakti Sosial Jumat Sedekah di TPS Rawajati Jakarta Selatan, ke Depannya Akan Dilaksanakan Rutin
- 6BCA dan BI Gelar Kompetisi QRIS di Royal Plaza Surabaya, Libatkan 475 Tenant
- 7Kalender Jawa 17 Oktober 2026: Weton Sabtu Pahing Memiliki Semangat Hidup yang Tinggi
- 8Adira Finance Perkuat Ekspansi Daerah Usai Merger Mandala, Bidik Pasar Indonesia Timur
- 9MAKI Desak KPK Cegah Nusron Wahid ke Luar Negeri
- 10Presiden Prabowo Terima Kunjungan Sekjen PBB António Guterres di Hambalang









