Ditelantarkan 16 Jam di Bandara, Timnas Nigeria Tolak Main Lawan Libya

AKURAT.CO, Tim Nasional Nigeria memutuskan untuk tak bermain di laga tandang menghadapi Libya di Kualifikasi Piala Afrika 2025.
Timnas Nigeria melakukan boikot karena merasa ditelantarkan di bandar udara dengan perjalanan yang tak sesuai dengan jadwal.
Sebagaimana dikabarkan BBC, skuad Nigeria sedianya bakal bertanding melawan tuan rumah Libya di Stadion Benina Martyrs di Benghazi, Selasa (15/10) atau Rabu dini hari WIB.
Baca Juga: Tertinggal Lebih Dulu, Pantai Gading Juara Piala Afrika Kalahkan Nigeria di Final
Mereka dijadwalkan mendarat di Benghazi pada Minggu (13/10) namun penerbangan tiba-tiba diarahkan ke Al Abraq yang berjarak 230 kilometer dari tujuan awal skuad Elang Super.
Sesampainya di bandar udara di Al Abraq, pemain Nigeria mengaku ditelantarkan selama 16 jam. Mereka harus tidur di bandar udara tanpa makanan juga tanpa pemberitahuan dari pihak Libya.
“Saya sudah mengalami hal-hal seperti ini sebelumnya bermain tandang di Afrika tetapi ini adalah tindakan yang buruk,” tulis Kapten Timnas Nigeria, William Troost-Ekong, di akun X-nya.
“Bahkan pilot Tunisia yang syukurnya bisa melakukan perubahan bandar udara di menit terakhir yang tidak sesuai untuk pendaratan pesawat kami belum pernah melihat hal seperti ini sebelumnya.”
Pasukan Nigeria sebenarnya bisa menempuh jalur darat menuju Benghazi dengan jarak tempuh sekitar tiga jam. Namun mereka memilih kembali ke Nigeria dengan pertimbangan keselamatan.
Baca Juga: Piala Afrika: Singkirkan Kongo, Tuan Rumah Pantai Gading Hadapi Nigeria di Partai Puncak
“Tim menegaskan mereka tidak bisa terus ke pertandingan,” kata Senator Kementerian Pengembangan dan Olahraga Nigeria, John Owan Enoh.
“Bukan karena trauma dan dampak dari siksaan psikologis tetapi juga karena kekhawatiran atas keselamatan mereka.”
Sementara itu, Federasi Sepakbola Libya (LFF) membantah bahwa apa yang dialami oleh skuad Nigeria adalah kesengajaan. Libya menyebut situasi tersebut sebagai kesalahpahaman.
“Kami dengan tegas menolak sebarang klaim yang menyebutkan (Libya) melakukan permainan atau sabotase dalam situasi ini,” kata LFF dalam pernyataan resminya.
“Kami harap bahwa kesalahpahaman ini bisa diselesaikan dengan saling pengertian dan niat baik.”
Pekan lalu, Nigeria mengalahkan Libya 1-0 dalam laga kandang untuk matchday keempat Grup D Kualifikasi Piala Afrika 2025.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 5Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Rusia Perluas Pangkalan Militer di Libya, NATO Terancam dari Dua Arah
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 10Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu








