Perpisahan Terakhir Juergen Klopp dan Liverpool: 'I am so Glad that Juergen is Red'

AKURAT.CO, Juergen Klopp akhirnya mengucapkan selamat tinggal yang terakhir kepada Liverpool melalui pesta perpisahan yang digelar pada Selasa (28/5) malam. Dalam kesempatan itu, Klopp berbicara mengenai pendekatan Liverpool terhadap “uang”.
Bertempat di M&S Bank Arena, Liverpool, Inggris, Juergen Klopp membandingkan eks klubnya dengan salah satu klub kaya di Liga Primer, Chelsea. Liverpool, kata Klopp, bukan klub yang cocok dengan belanja besar pemain mahal seperti Chelsea.
“Coba Anda bayangkan Liverpool sebagai klub dengan uang tak terbatas,” kata Juergen Klopp sebagaimana dipetik dari The Guardian.
Baca Juga: Selepas dari Liverpool, Juergen Klopp Pilih Hidup Privat dan Menjauh dari Perhatian Publik
“Bayangkan Kylian Mbappe datang ke sini. Bayangkan (Jude) Bellingham ke sini, (Erling) Haaland. (Cara) itu bukan kita, tidak cocok saja. Kita memenangi apa yang kita menangi dan kita melakukannya dengan cara Liverpool.”
Pandangan ini disampaikan pelatih asal Jerman berusia 56 tahun itu sehubungan dengan pertanyaan dari pembawa acara soal apakah ia mendapatkan dukungan finansial yang cukup dari pemilik Liverpool, Fenway Sports Group.
Klopp mengatakan dalam urusan belanja ada pembicaraan yang rumit antara manajemen dan staf kepelatihan di Liverpool. Klopp menyebut manajemen lebih banyak berinvestasi ke infrastruktur ketimbang membeli pemain.
“Kami melakukan percakapan keras yang klub-klub lain tak melakukannya pada saat yang sama,” kata Klopp.
Baca Juga: Jelang Laga Perpisahannya Bersama Liverpool Besok, Juergen Klopp Jalani Pekan yang Emosional
“Kita membangun dua tribun baru, lapangan latihan baru, kita membeli kembali (komplek latihan) Melwood–hal terbodoh yang pernah saya dengar adalah kita menjualnya.”
Sembilan musim melatih Liverpool sejak 2015 Juergen Klopp telah mengembalikan klub tersebut ke jajaran elite. Ia mempersembahkan gelar Liga Primer Inggris musim 2019-2020 setelah Liverpool meraihnya terakhir kali pada 1990.
Klopp juga meraih gelar Liga Champions 2018-2019 untuk Liverpool sekaligus gelar keenam bagi The Reds di kompetisi paling bergengsi Eropa tersebut. Total, Liverpool meraih tujuh gelar di bawah kepelatihan Klopp.
“I am so glad that Juergen is a red,” adalah nyanyian yel-yel yang ditujukan suporter Liverpool untuk menghargai Klopp.
Dalam Bahasa Indonesia, lagu yang melodinya digubah dari salah satu lagu The Beatles berjudul “I Feel Fine” itu bisa berarti “saya senang Juergen merah”.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Denmark Terbuka: Kena Kartu Merah di Semifinal, Fajar/Fikri Minta Peraturan Baru Time Clock Ditinjau Ulang
- 2Dorongan Hak Angket Ijazah Gibran Menguat, Jokowi Mulai Panik?
- 3Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 4Tumbang Lawan Lazio, Juventus Mulai Pertimbangkan Depak Luciano Spalletti dan Bidik Antonio Conte
- 5Korlantas Polri Gelar Bakti Sosial Jumat Sedekah di TPS Rawajati Jakarta Selatan, ke Depannya Akan Dilaksanakan Rutin
- 6Kalender Jawa 17 Oktober 2026: Weton Sabtu Pahing Memiliki Semangat Hidup yang Tinggi
- 7BCA dan BI Gelar Kompetisi QRIS di Royal Plaza Surabaya, Libatkan 475 Tenant
- 8Adira Finance Perkuat Ekspansi Daerah Usai Merger Mandala, Bidik Pasar Indonesia Timur
- 9MAKI Desak KPK Cegah Nusron Wahid ke Luar Negeri
- 10Presiden Prabowo Terima Kunjungan Sekjen PBB António Guterres di Hambalang








