Profil Sivakorn Pu-Udom, Wasit VAR Kontroversi Asal Thailand yang Kembali Pimpin Pertandingan Indonesia vs Irak

AKURAT.CO Wasit VAR (video Assistant Referee) dari Thailand, Sivakorn Pu-udom, kembali dipilih oleh AFC untuk memantau pertandingan Timnas U23 Indonesia di Piala Asia U23 2024.
Peran Sivakorn Pu-udom adalah sebagai asisten VAR yang akan mendampingi wasit VAR utama dari Arab Saudi, Abdullah Dafer Al Shehri.
Sivakorn Pu-udom akan menangani pertandingan antara Indonesia dan Irak pada laga perebutan tempat ketiga Piala Asia U-23 2024 yang akan berlangsung, pada Kamis (2/5/2024) pukul 22.30 WIB.
Beberapa keputusan VAR yang diberlakukan saat Sivakorn bertugas bersama tim Shin Tae-yong telah menjadi perbincangan hangat.
Salah satu keputusan kontroversial yang diambil oleh Sivakorn Pu-udom saat Indonesia melawan Uzbekistan adalah membatalkan tendangan gol Muhammad Feri pada babak kedua, dengan alasan dia menganggap Ramadhan Sananta sudah berada dalam posisi offside sebelumnya.
Sehubungan dengan itu, simak berikut profil Sivakorn Pu-udom yang akan kembali jadi wasit VAR pertandingan antara Indonesia dan Irak.
Profil Sivakorn Pu-Udom
Sivakorn Pu-Udom lahir di Samut Sakhon, Thailand, pada tanggal 26 November 1987.
Ia memulai karirnya sebagai wasit di Liga Thailand pada tanggal 30 Maret 2013.
Di tingkat kompetisi Asia, perjalanan karirnya sangat gemilang.
Pada usianya yang saat itu 36 tahun, Sivakorn telah menjadi wasit dalam 11 pertandingan Liga Champions Asia, 9 pertandingan Kualifikasi Piala Dunia, 16 pertandingan Piala AFC, satu pertandingan Piala Asia 2023, 3 pertandingan Liga China, dan telah memimpin 169 pertandingan di Liga Thailand.
Selain itu, Sivakorn telah memegang lisensi wasit FIFA sejak tahun 2013, dan saat ini ia termasuk dalam jajaran wasit FIFA Elite.
Ia juga menjadi salah satu dari 20 wasit CAR (Confédération d'arbitrage de football) untuk cabang sepak bola Olimpiade Paris 2024.
Dengan pengalaman yang luas seperti itu, Sivakorn telah dipercaya untuk memimpin pertandingan dalam acara olahraga terbesar di dunia.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 5Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 6Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 7Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 8Prediksi Skor Sabah FK vs Slavia Praha 13 Oktober 2026: Siapa yang Diunggulkan?
- 9BGN Resmikan 980 Dapur MBG untuk Wilayah 3T
- 10KPK Tetapkan Lima Tersangka OTT BNPB, Adik hingga Orang Kepercayaan Suharyanto Terjerat









