Dari 'Neverkusen' Menjadi 'Leverkool', Bayer Leverkusen Kini tak Bisa Diejek Lagi

AKURAT.CO, Ejekan "Neverkusen" yang berarti Bayer Leverkusen tak akan pernah menjuarai Bundesliga Jerman yang selalu digaungkan oleh suporter lawan kini harus dikubur sedalam-dalamnya.
"Ihr werdet nie deutscher Meister!" yang bisa diartikan sebagai "kalian tidak akan pernah menjadi juara Jerman!" kini tak lagi relevan selepas malam bersejarah pada 14 April 2024.
Ya, Bayer Leverkusen akhirnya meraih gelar juara pertamanya di Bundesliga Jerman dengan mengalahkan Werder Bremen 5-0 di kandang, Stadion BayArena, Leverkusen, semalam.
Baca Juga: Bayer Leverkusen Juara Bundesliga Jerman, Gelar Pertama Sejak Berdiri pada 1904!
Sejenak selepas wasit Harm Osmers meniup peluit akhir laga, suporter yang sudah menantikan gelar juara perdana dalam 120 tahun sejarah klub tersebut berlari memadati lapangan.
Para penonton yang luber ke lapangan merayakan sukses ini juga mengingatkan masa lalu dengan mengenakan jersey bertuliskan nama mantan pemain mereka seperti Heung-min Son dan Michael Ballack.
Dalam suasana kegembiraan tersebut, para pemain melebur bersama suporter. Pun juga sang pelatih yang mengubah Bayer Leverkusen dari tim yang terancam turun kasta menjadi juara Jerman: Xabi Alonso.
Baca Juga: West Ham Ditaklukkan Leverkusen, David Moyes Sebut Timnya Dikalahkan Tim Sekelas Liga Champions
"Kami harus menikmati dan merayakan hari ini bersama keluarga, teman, dan penggemar," kata Xabi Alonso usai laga sebagaimana dipetik dari BBC.
"Ini adalah musim (penuh) pertama saya sebagai seorang pelatih, rasanya luar biasa."
Dari ejekan "Neverkusen" kini menjadi "Leverkool" yang berarti "Leverkusen keren". Perjalanan pasang-surut dengan lima kali runner-up serta tiga kali di posisi ketiga berakhir dengan 29 laga tak terkalahkan di Bundesliga musim ini.
Sebagaimana tradisi Jerman, Xabi Alonso bermandikan bir di ruang ganti usai laga. Namun, pelatih asal Spanyol mengingatkan pemainnya bahwa musim belum berakhir.
Mereka masih punya lima laga sisa Bundesliga yang mesti dipertahankan agar tetap tak terkalahkan, leg kedua perempat final Liga Champions melawan West Ham United dengan modal kemenangan 2-0 di leg pertama, serta final DFB-Pokal melawan Kaiserlautern.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kecelakaan Maut di Afrika Selatan, 21 Orang Tewas dalam Tabrakan Tiga Kendaraan
- 2Terpukau Atmosfer Persija vs Persib di SUGBK, John Herdman: Belum Pernah Saya Rasakan
- 3Apa Itu Gempa Megathrust? Ini Wilayah Indonesia yang Berpotensi Terdampak
- 4Tokoh Partai Reformasi Britania Raya Balas Trump soal Irlandia Bersatu: Jangan Campuri Politik Inggris!
- 5Soal Kabar Jokowi-Megawati Bakal Bertemu, Said Abdullah: Kartunya Mati, Jangan Dihidupkan Lagi
- 6Suahasil Nazara Jadi Menkeu Baru, Ini Sosok dan Perjalanan Kariernya
- 7ACL Two: FC Seoul Siapkan Pemain SMA Lawan Persib Bandung, Anggap Remeh?
- 8Ismed Sofyan Puji Shin Tae-yong Usai Persija Kalahkan Persib, Putuskan Kebuntuan 3 Tahun
- 9Sidang Korupsi Kuota Haji Ungkap Marwan Dasopang Mendorong Kuota Tambahan Tidak Seluruhnya untuk Jemaah Reguler
- 10Fahd A Rafiq Bersama Tujuh Tersangka OTT Summarecon Digiring ke Mobil Tahanan KPK







