Laporan FIFA: Tidak Ada Kasus Doping yang Diusut Sepanjang Turnamen Tahun 2023

AKURAT.CO Menurut laporan yang dirilis Badan anti-doping FIFA, tidak terdapat penuntutan terhadap kasus-kasus doping dari turnamen yang diselenggarakan sepanjang tahun 2023.
Turnamen dalam laporan FIFA tersebut termasuk Piala Dunia Wanita, Piala Dunia U-20 dan Piala Dunia Klub.
Dilaporkan FIFA, pengecekan dilakukan kepada lebih dari 2.600 sampel yang dikumpulkan dari seluruh kompetisi tersebut.
Baca Juga: Dua Pendukung Brighton Ditikam dan Dirampok Sebelum Pertandingan Liga Europa di Roma
"Pada 2023, program anti-doping terutama difokuskan pada Piala Dunia Wanita, yang mengalami peningkatan yang belum pernah terjadi sebelumnya dalam jumlah tes yang dilakukan per tim yang berpartisipasi, dengan 860 tes di dalam dan di luar kompetisi yang dilakukan," kata laporan itu, dikutip Jumat (8/3/2024).
Laporan tersebut mengatakan satu sampel di turnamen yang diselenggarakan bersama oleh Australia dan Selandia Baru menghasilkan temuan analitik yang merugikan tetapi dibenarkan oleh pengecualian penggunaan terapeutik yang valid.
Baca Juga: Amerika Serikat Akan Membangun Pelabuhan Sementara di Gaza untuk Kirim Bantuan Jalur Laut
Sebuah sampel di Piala Dunia U-20 putra di Argentina memunculkan temuan yang tidak lazim untuk testosteron, tetapi tes dan analisis lanjutan tidak mengkonfirmasi temuan tersebut, tambah laporan itu.
FIFA Gelar Seri Pertandingan Persahabatan antar Dunia
FIFA akan meluncurkan serangkaian pertandingan persahabatan baru di satu lokasi selama jendela internasional yang disebut sebagai Seri FIFA.
Baca Juga: Akira Toriyama 'Dragon Ball' Meninggal Dunia, Ternyata Ini Harapan Pihak Studio
Dalam pernyataan, disampaikan bahwa proyek percontohan Seri FIFA akan dimulai di empat negara pada bulan Maret 2024.
Meskipun tidak ada piala atau hadiah uang, Seri FIFA dirancang untuk menguntungkan tim nasional yang tidak memiliki kesempatan bermain dengan tim konfederasi lain.
Baca Juga: Kabar Duka, Pencipta Dragon Ball Akira Toriyama Meninggal Dunia di Usia 68 Tahun
Nantinya, FIFA akan mengatur untuk menutupi biaya perjalanan mereka.
Peluncuran lunak Seri FIFA akan berlangsung dari 18-26 Maret 2024 di empat lokasi yakni, Arab Saudi, Aljazair, Azerbaijan, dan Sri Lanka. Empat tim akan berbasis di satu lokasi dan akan memainkan masing-masing dua pertandingan.
"Beberapa negara tidak pernah memainkan tim di luar konfederasi mereka," tutur Elkhan Mammadov, Direktur Asosiasi Anggota Regional FIFA untuk Eropa.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 5Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 6Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 7Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 8Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








