PSS Sleman Juara EPA U-18, Penggawa Borneo U-16 Bidik Satu Tempat di Timnas Indonesia U-16
AKURAT.CO Perhelatan Elite Pro Academy (EPA) Liga 1 untuk dua kategori kelompok umur U-18 dan U-16 telah menyelesaikan. Untuk EPA U-18 PSS Sleman berhasil keluar sebagai jawara sementara U-16 Borneo FC menjadi kampiun.
Final EPA U-18 dan U-16 berlangsung di Garudayaksa Academy, Bekasi pada Rabu (6/3/24). Di laga final U-18, PSS Sleman U-18 berhasil menang dengan skor 2-1atas Borneo U-18.
Baca Juga: Promosi ke Liga 1 Musim Depan, Ini Jumlah Dana yang Dibutuhkan PSBS Biak
Dua gol PSS Sleman dicetak oleh Fajar Akhmad Khusen pada menit ke-36 dan ke-60. Sedangkan satu gol Borneo FC dicetak oleh Muhammad Narendra Tegar pada menit ke-66.
‘’Alhamdulillah kami diberi kemenangan. Di pertandingan, Borneo mendominasi, kami sudah prediksi sebelumnya. Tetapi, kami bisa antisipasi dengan serangan balik,’’ kata pelatih PSS Sleman Anang Hadi.
Menurut Anang, kehadiran suporter yang mendukung langsung anak asuhnya menjadi salah satu faktor yang mendorong tim Super Elja tersebut tampil maksimal.
‘’Teman-teman suporter selalu mendukung baik di kandang maupun tandang. Ketika kami main di kandang ada 1.000 suporter. Itu cukup memotivasi pemain untuk menampilkan pemain terbaik,’’ imbuh Anang.
Sementara itu, di kategori U-16, Borneo FC U-16 sukses menjadi kampiun usai menaklukkan Persis Solo U-16 dengan skor 2-1.
Hail ini pun membuat striker Borneo FC, Dika Adi Nurdiansyah, menargetkan bisa masuk tim nasional Indonesia di kelompok usia setelah mengantarkan Borneo FC juara Elite Pro Academy (EPA) Liga 1 U-16.
"Alhamdulilah, tadi di pertandingan mencetak gol. Gol itu untuk orang tua, tim dan masyarakat Samarinda. Targetnya saya ke depan bisa masuk timnas,’’ kata Dika.
Dalam duel itu, Dika mencetak dua gol pada menit ke-33 dan 39. Persis hanya bisa membalas satu gol lewat gelandang Lockna Janu Syahriat pada masa perpanjangan waktu babak pertama.
Baca Juga: Persebaya vs PSS Sleman: Bruno Moreira Penalti Panenka, Bajul Ijo Menang Tipis
Dika mengatakan selama menjalani kompetisi EPA Liga 1 memperoleh pengalaman yang luar biasa untuk menambah pengalaman menuju jenjang kariernya ke depan.
‘’Ini pengalaman luar biasa. Baru pertama kali ikut EPA juga dan mendapatkan juara di tahun ini. Terima kasih buat tim, pelatih, dan semua tim di Borneo sudah mau kasih kesempatan di sini,’’ ujar Dika Adi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








