Minus 9 Pemain, Juergen Klopp tak Merasa Liverpool Diunggulkan Lawan Chelsea di Final Piala Liga
AKURAT.CO, Kemenangan 4-1 atas Luton Town semalam memang membuat Liverpool memperbesar selisih sebagai pemuncak klasemen Liga Primer Inggris menjadi empat angka dari Manchester City di posisi kedua.
Pun demikian, Liverpool langsung punya tugas besar akhir pekan ini dengan menghadapi Chelsea di final Piala Liga Inggris. Masalahnya, skuad The Reds tidak dalam kondisi penuh.
Pada laga melawan Luton di Stadion Anfield, Kamis (21/2), Liverpool tak bisa membawa empat pemain seniornya. Di antaranya adalah Mohamed Salah, Diogo Jota, Joel Matip, Darwin Nunez, dan Trent Alexander-Arnold.
Baca Juga: Klasemen Liga Inggris: City Tempel Liverpool di Puncak sekaligus Kirim Everton ke Zona Merah
Pelatih Liverpool, Juergen Klopp, mengatakan bahwa situasi ini tak membuat timnya difavoritkan melawan Chelsea di Stadion Wembley, London, Minggu (25/2). Klopp menegaskan bahwa ia akan membawa pemain yang tersedia di laga itu.
“Kami harus melihat (siapa yang siap untuk final Piala Liga), tetapi seperti yang saya katakan sebelum pertandingan (versus Luton) selama kami punya sebelas pemain kami akan berangkat,” kata Klopp sebagaimana dipetik dari BBC.
“Akankah kami difavoritkan? Saya rasa tidak.”
Dengan Liverpool saat ini berada di posisi terdepan untuk menjadi juara Liga Primer Inggris, melawan Chelsea jelas sulit diprediksi. Chelsea memang tidak konsisten musim ini namun mereka menahan imbang Manchester City di laga terakhirnya.
“Sejak (terakhir kali) kami bermain menghadapi mereka (Chelsea), mereka sudah berkembang pesat dan (pertandingan) akan menjadi tricky. Itu akan menjadi malam yang berbeda,” ucap Klopp.
Pada pertandingan melawan Luton, Juergen Klopp menurunkan skuad muda dengan rata-rata usia 25 tahun 68 hari. Ini adalah rata-rata usia termuda yang diturunkan Liverpool di satu pertandingan sejak Februari 2018.
Di bangku cadangan, Klopp menempatkan lima pemain berusia 19 tahun dan di bawahnya. Yang termuda adalah gelandang berusia 16 tahun, Trey Nyoni.
“Anak-anak masuk (ke pertandingan) dan melakukan pekerjaan yang luar biasa. Sangat baik bagaimana budaya mengajarkan generasi selanjutnya,” kata Klopp.
Final melawan Chelsea akan menjadi peluang bagi Liverpool untuk meraih gelar pertama dalam dua tahun terakhir. Gelar terakhir Liverpool adalah Piala FA dan Piala Liga Inggris pada 2021-2022.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Denmark Terbuka: Kena Kartu Merah di Semifinal, Fajar/Fikri Minta Peraturan Baru Time Clock Ditinjau Ulang
- 2Dorongan Hak Angket Ijazah Gibran Menguat, Jokowi Mulai Panik?
- 3Tumbang Lawan Lazio, Juventus Mulai Pertimbangkan Depak Luciano Spalletti dan Bidik Antonio Conte
- 4Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 5Korlantas Polri Gelar Bakti Sosial Jumat Sedekah di TPS Rawajati Jakarta Selatan, ke Depannya Akan Dilaksanakan Rutin
- 6Kalender Jawa 17 Oktober 2026: Weton Sabtu Pahing Memiliki Semangat Hidup yang Tinggi
- 7BCA dan BI Gelar Kompetisi QRIS di Royal Plaza Surabaya, Libatkan 475 Tenant
- 8Adira Finance Perkuat Ekspansi Daerah Usai Merger Mandala, Bidik Pasar Indonesia Timur
- 9MAKI Desak KPK Cegah Nusron Wahid ke Luar Negeri
- 10Presiden Prabowo Terima Kunjungan Sekjen PBB António Guterres di Hambalang






