Anggap Arab Saudi Bukan Ancaman, Presiden UEFA Ingatkan Kegagalan China Pada 2017

AKURAT.CO, Presiden Federasi Sepakbola Eropa (UEFA), Aleksander Ceferin, tak menganggap bahwa manuver uang yang dilakukan Arab Saudi sebagai ancaman bagi kompetisi di kawasannya. Ceferin melihat yang terjadi di Liga Pro Saudi saat ini mirip seperti dengan yang terjadi di China beberapa tahun lalu.
“Itu bukan ancaman, kami melihat pendekatan yang serupa di China,” kata Ceferin sebagaimana dipetik dari BBC.
Lebih jauh, Ceferin mengindikasikan bahwa Arab Saudi bisa berakhir gagal seperti proyek jor-joran yang dilakukan Liga China dengan merekrut pemain dari Eropa pada 2017. Alhasil, kata Ceferin, sepakbola China tidak bergerak lebih maju bahkan negara tersebut tidak lolos ke Piala Dunia setelahnya.
Baca Juga: Peter Schmeichel Akui Arab Saudi Ancam Standar Kualitas Liga Inggris
“Mereka membeli para pemain yang berada di akhir karier mereka dengan menawari mereka banyak uang. Sepakbola China tidak berkembang dan tidak lolos ke Piala Dunia setelah itu,” kata Ceferin.
“Itu bukan cara yang benar untuk melakukan (pengembangan sepakbola). Mereka seharusnya bekerja pada pengembangan pelatih dan pemain, tetapi itu bukan masalah saya.”
Kekhawatiran terhadap manuver Saudi sudah diungkapkan oleh sejumlah pihak berpengaruh di sepakbola Eropa. Pelatih Manchester City, Pep Guardiola, misalnya, mengatakan bahwa Saudi mengubah pasar dan klub-klub Eropa mesti berhati-hati karenanya.
Aleksander Ceferin bertahan pada pendapat bahwa para pesepakbola yang sedang berada di usia puncak tidak akan bersedia pergi ke negeri gurun tersebut. Sebagian, kata Ceferin, adalah pemain yang tidak lagi punya ambisi berkompetisi.
Baca Juga: Gelombang Uang Liga Pro Saudi Akan Bertahan Jangka Panjang
“Ada para pemain di akhir kariernya dan yang lainnya tidak cukup ambisius menginginkan kompetisi teratas,” kata Ceferin.
“Sejauh yang saya tahu, (Kylian) Mbappe dan (Erling) Haaland tidak memimpikan Arab Saudi. Saya tidak percaya bahwa para pemain terbaik di puncak kariernya ingin pergi ke Arab Saudi. Ketika orang-orang bicara pada saya tentang para pemain yang pergi ke sana, tak seorang pun tahu di mana mereka bermain.”
Selain itu, Aleksander Ceferin membantah kemungkinan yang menyebutkan bahwa klub Arab Saudi bisa berkompetisi di turnamen yang diselenggarakan di bawah naungan UEFA. “Hanya klub-klub Eropa yang bisa berpartisipasi di Liga Champions, Liga Europa, dan Liga Konferensi,” kata Ceferin.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







