MotoGP Indonesia Tembus 157 Ribu Penonton, Erick Thohir Sebut Perpanjangan Kontrak Tunggu Prabowo

AKURAT.CO, Gelaran MotoGP Indonesia 2026 resmi mencatatkan sejarah baru. Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Erick Thohir, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat usai gelaran teraebut memecahkan rekor jumlah penonton tertinggi sepanjang sejarah di Sirkuit Internasional Mandalika, Lombok Tengah, NTB.
Berdasarkan data resmi Dorna Sports, total kehadiran penonton selama tiga hari penyelenggaraan (9–11 Oktober 2026) MotoGP Indonesia mencapai angka fantastis, yakni 157.875 orang.
Angka ini melonjak signifikan dibandingkan MotoGP Indonesia edisi 2025 yang mencatatkan 140.324 penonton, edisi 2024 (121.252 penonton), edisi 2023 (102.929 penonton), serta edisi perdana 2022 (102.801 penonton).
Secara rinci, sebanyak 39.510 pasang mata memadati sirkuit pada hari pertama sesi latihan, Jumat (9/10). Angka tersebut merangkak naik menjadi 53.296 penonton pada sesi kualifikasi dan Sprint Race, Sabtu (10/10), sebelum puncaknya meledak pada balapan utama hari Minggu (11/10) dengan kehadiran 65.069 penonton.
Baca Juga: MotoGP Indonesia: Marco Bezzecchi Juara, Aprilia 'Meraja' di Mandalika
"Luar biasa! Breaking record, 157 ribu penonton! Tepuk tangannya buat semua!" seru Menpora Erick Thohir saat memberikan keterangan di area Paddock Sirkuit Mandalika.
Local Heroes dan Panasnya Perburuan Gelar Juara Dunia di MotoGP Indonesia
Tingginya antusiasme masyarakat Tanah Air dan mancanegara di Mandalika tahun ini dipicu oleh dua daya tarik utama. Pertama, kehadiran pembalap kebanggaan nasional seperti Veda Ega Pratama di Moto3 yang sukses merangsek finis di posisi keenam (P6) serta Mario Aji di Moto2.
Kedua, tingginya tensi persaingan perebutan gelar juara dunia MotoGP 2026 yang kian memanas antara Marc Marquez dan Jorge Martin. Tak pelak, kehadiran ribuan suporter di tribun Sirkuit Mandalika menjadi saksi hidup sengitnya rivalitas dua pembalap top dunia tersebut di lintasan pesisir Lombok.
Menpora Erick Thohir menegaskan, keberhasilan event internasional skala besar seperti MotoGP tidak hanya diukur dari angka penjualan tiket, melainkan dari dampak nyata bagi pergerakan ekonomi masyarakat lokal dan pariwisata daerah.
Mengutip laporan dari Penjabat Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal, Erick menyebut geliat ekonomi di sekitar kawasan kawasan ekonomi khusus (KEK) Mandalika memberikan dampak langsung terhadap penurunan angka kemiskinan di NTB dari 14 persen menjadi sebelas persen.
"Dan saya rasa event-event ini membuktikan apa? Membantu ekonomi daerah. Pak Gubernur NTB dan masyarakat setempat pun menyambut gembira kesuksesan gelaran tahun ini," jelas Erick.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 10 Oktober 2026: Watak Weton Sabtu Kliwon dan Hari Baiknya
- 2Tak Perlu Pansus atau Hak Angket untuk Kasus Ijazah Gibran? Ini Kata Komisi II DPR
- 3Gratis! Pekan Antariksa Dunia 2026 di Indonesia, Cek Lokasi dan Cara Daftarnya
- 4Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 5Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 6Timnas Indonesia U-17 Putri Selangkah Lagi ke Piala Asia 2027, Anya Gabriella Ingatkan Laga Krusial
- 7India Diguncang Gelombang Penangkapan, Ribuan Orang Ditahan Jelang Demo Tuntut Ketua KPU Mundur
- 8Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 9Eratnya Persahabatan Indonesia-Mesir, Prabowo Antarkan Langsung Keberangkatan Presiden El-Sisi
- 10Pertemuan Prabowo dan El-Sisi Hasilkan Empat Kesepakatan Kerja Sama, Mulai Statistik hingga Kelautan








