Akurat Logo

MotoGP Indonesia: Dibayangi Nasib Sial, Marc Marquez Bertekad Putus 'Kutukan' di Mandalika

Dian Eko Prasetio | 7 Oktober 2026, 21:03 WIB
MotoGP Indonesia: Dibayangi Nasib Sial, Marc Marquez Bertekad Putus 'Kutukan' di Mandalika
Pembalap Ducati, Marc Marquez (tengah), saat menyapa penggemar di sela parade pembalap MotoGP Indonesia di Mataram, NTB, Rabu (7/10/2026). ANTARA/Ahmad Subaidi.

AKURAT.CO, Pembalap Ducati Lenovo Team, Marc Marquez, datang ke Grand Prix Indonesia 2026 di Sirkuit Internasional Mandalika pada pekan ini dengan tekad memutus tren buruk yang masih terus membayanginya.

Meski bertandang ke Lombok, Nusa Tenggara Barat, dengan modal kemenangan ganda di Motegi, Jepang, pada seri sebelumnya, Sirkuit Mandalika tercatat sebagai salah satu lintasan yang tidak bersahabat bagi karier balapnya sejauh ini.

Marc Marquez tiba di Indonesia hanya terpaut dua poin dari Jorge Martin dalam perburuan mahkota juara dunia MotoGP 2026. Namun, rekam jejak The Baby Alien pada balapan utama di Mandalika terbilang amat kelam karena dirinya tak pernah sekalipun menyentuh garis finis sejak ajang ini digelar pada 2022 lalu.

"Di atas kertas, Indonesia secara historis bukan trek terbaik saya. Di masa lalu, saya tidak pernah berhasil menyelesaikan balapan utama. Terlepas dari ironi itu, tujuan utama kami bersama tim justru membalikkan tren tersebut dan menjalani akhir pekan yang kuat," kata Marc Marquez dikutip Crash, Rabu (7/10/2026).

Baca Juga: MotoGP Indonesia: Pembalap Dunia Diarak di Mataram, Ada Marc Marquez dan Veda Ega

Deretan Nasib Sial Marc Marquez di Bumi Gora

Nasib apes Marquez di Mandalika dimulai pada edisi perdana 2022 di mana ia terpaksa absen usai mengalami kecelakaan highside horor pada sesi pemanasan. Musim 2023, ia kembali gagal meraup poin setelah terjatuh pada dua sesi balapan.

Titik terang sempat hadir pada edisi 2024 saat ia merebut podium ketiga pada sesi Sprint Race MotoGP Indonesia bersama Gresini Racing. Namun mesin motornya malah meledak saat melakoni balapan utama.

Puncaknya terjadi pada musim lalu ketika Marquez sudah berseragam pabrikan Ducati Lenovo. Mengawali balapan dari grid kesembilan, ia terlibat insiden benturan keras dengan Marco Bezzecchi pada lap pertama hingga mengalami cedera bahu yang memaksanya menyudahi musim lebih awal.

Berbekal hasil sempurna di MotoGP Jepang pekan lalu usai menyapu bersih kemenangan sprint dan main race, Marquez optimistis momentum positifnya bisa menjadi penawar nasib buruk di Lombok.

"GP Jepang berjalan sangat baik. Kami kompetitif sepanjang balapan dan berjuang untuk meraih kemenangan dengan semua yang kami miliki," tambah sang juara bertahan tersebut.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.