Akui Marc Marquez Sulit Ditaklukkan di Motegi, Jorge Martin Tatap MotoGP Indonesia dengan Positif

AKURAT.CO Pimpinan klasemen sementara MotoGP 2026, Jorge Martin, harus puas mengakhiri balapan Grand Prix Jepang di Sirkuit Mobility Resort, Motegi, sebagai runner up, Minggu (4/10/2026).
Meski gagal menahan laju Marc Marquez yang keluar sebagai pemenang, pembalap Aprilia Racing tersebut tetap bangga atas performa historis yang ia torehkan di Motegi.
Mengawali balapan dari pole position untuk kedua kalinya sepanjang akhir pekan ini, Martin sejatinya melakukan start impresif dan sukses mempertahankan posisi terdepan dari gempuran Marquez di tikungan pertama.
Namun, keunggulan Martin tak bertahan lama. Marquez yang menunggangi Desmosedici GP26 menunjukkan keunggulan ritme kecepatan sebelum akhirnya melancarkan manuver ciamik di tikungan kesembilan untuk merebut pimpinan lomba hingga garis finis.
Berbicara seusai balapan, Martin mengakui ketangguhan Marquez di Motegi. Meski begitu, ia puas lantaran berhasil membawa Aprilia meraih podium perdana sepanjang sejarah pabrikan Noale tersebut di GP Jepang.
Baca Juga: MotoGP Jepang: Dua Kemenangan di Motegi Bawa Marquez Pangkas Jarak dari Jorge Martin
"Saya senang dengan performa saya. Tentu saja saya melakukan beberapa kesalahan kecil. Bagaimanapun, dengan gaya berkendara yang saya miliki, saya pikir saya bisa menang, tetapi Marc tidak terkalahkan hari ini," kata Martin, dikutip Crash.
"Saya sudah memberikan yang terbaik. Saya mencoba menekan hingga akhir untuk mungkin memicu kesalahannya dan memangkas jarak, tetapi itu sangat sulit. Saya pikir di sirkuit di mana Aprilia biasanya kesulitan, akhirnya kami meraih podium pertama dan rekor catatan waktu."
Gagal mengamankan kemenangan tentu memberi tekanan tersendiri bagi Martin, mengingat keunggulannya di puncak klasemen kini kian menipis, yaitu hanya terpaut dua poin. Namun, Martin menilai mampu memberikan perlawanan sengit kepada juara dunia delapan kali tersebut adalah sebuah kebanggaan tersendiri.
"Kami mampu membuat perbedaan sepanjang akhir pekan. Saya merasa telah memangkas jarak dengannya di tikungan kiri, tetapi itu masih belum cukup," kata Martin.
"Sektor pertama dia sangat kompetitif, tetapi ada titik lain di mana saya merasa lebih baik darinya. Sangat sulit untuk mengalahkannya, tetapi adalah sebuah kehormatan bisa bertarung dengan Marc di fase kejuaraan seperti ini dan masih memimpin klasemen."
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cara Cek Penerima BSU Kemnaker 2026 Pakai NIK, Begini Status Link Resminya
- 2Setelah 'Cabut' dari Timnas Portugal, Masa Depan Cristiano Ronaldo dalam Ketidakpastian
- 3Prediksi Belgia vs Turki 3 Oktober 2026: Susunan Pemain, H2H, dan Skor
- 4Asian Games: Indonesia Berpeluang Raih 5 Emas Besok, Padel Salah Satunya!
- 5Trump Siapkan Tambahan 10.000 Pasukan AS ke Timur Tengah, Senator Desak Kongres Hentikan Dana Perang Iran
- 6Moto3 Jepang: Tanpa Alasan! Hiroshi Aoyama Tuntut Veda Ega Pratama dan Zen Mitani All Out di 'Kandang'
- 7Kalender Jawa 2 Oktober 2026: Watak Weton Jumat Pahing Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 8Dokumen Pendidikan Gibran Dilaporkan ke Bareskrim, Keaslian Syarat Cawapres 2024 Jadi Sorotan
- 9Hanya Kompromi Politik, Fahri Hamzah Tantang DPR Tetapkan Ambang Batas Parlemen Nol atau 20 Persen
- 10Marc Marquez Dibayangi 'Kutukan' Mandalika Jelang Tampil di MotoGP Indonesia







