Akurat Logo

Denmark Terbuka: Redam "Kuda Hitam' Thailand, Fajar/Fikri Wakil Indonesia Pertama ke Semifinal

Dian Eko Prasetio | 16 Oktober 2026, 19:46 WIB
Denmark Terbuka: Redam "Kuda Hitam' Thailand, Fajar/Fikri Wakil Indonesia Pertama ke Semifinal
Pasangan ganda putra bulutangkis Indonesia, Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri, saat beraksi di babak perempat final Denmark Terbuka 2026 di Odense, Denmark, Jumat (16/10/2026). PBSI.

AKURAT.CO, Pasangan ganda putra bulutangkis Indonesia, Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri, sukses mengamankan tiket babak semifinal ajang BWF World Tour Super 750 Denmark Terbuka 2026.

Duet unggulan ketiga Denmark Terbuka itu berhasil meredam perlawanan sengit pasangan "kuda hitam" asal Thailand, Peeratchai Sukphun/Pakkapon Teeraratsakul, dua gim langsung dengan skor 21-17 dan 21-16 pada laga perempat final di SJF Bank Arena, Odense, Denmark, Jumat (16/10/2026).

Usai laga Denmark Terbuka kali ini, Fajar menyampaikan rasa syukurnya atas kemenangan ini. Meski menang dua gim langsung, Fajar mengakui pertandingan tidak berjalan mudah lantaran laju shuttlecock di lapangan yang tergolong amat kencang.

"Untuk pertandingan tadi tidak mudah melawan pasangan Thailand, mereka bermain sangat baik selain memang laju shuttlecock hari ini cukup kencang," kata Fajar.

Baca Juga: Jadwal Perempat Final Denmark Terbuka: Indonesia Sisakan 3 Wakil, Fajar/Fikri Waspadai Pasangan Kuda Hitam

"Beberapa kali saya di gim pertama dan kedua melakukan kesalahan sendiri dengan out bola yang terlalu panjang."

Perubahan kondisi laju bola tersebut memaksa Fajar/Fikri untuk dengan cepat menyesuaikan taktik dan pola permainan di lapangan dibanding laga-laga sebelumnya.

"Otomatis pola permainan kami berdua juga berbeda dengan kemarin. Kemarin bola cukup kencang tapi hari ini terasa lebih kencang lagi," tambah Fajar.

Senada dengan rekannya, Fikri menjelaskan bahwa kunci keberhasilan mereka membungkam agresi Peeratchai/Pakkapon terletak pada strategi permainan cepat satu-dua tanpa membiarkan lawan mengembangkan adu reli.

"Dari segi permainan pasti ada perbedaan dengan pertemuan sebelumnya di Asian Games," kata Fikri memaparkan.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.