Pontianak International Challenge: Apriyani Sabet Gelar Perdana Bersama Dejan, Juara Ganda Campuran

AKURAT.CO, Keputusan peraih medali emas Olimpiade Tokyo 2020, Apriyani Rahayu, untuk menjajal sektor ganda campuran langsung membuahkan hasil manis.
Berpasangan dengan Dejan Ferdinansyah, Apriyani Rahayu sukses mengamankan gelar juara pertamanya di Pontianak International Challenge 2026.
Melakoni laga pamungkas di GOR Pangsuma, Pontianak, Kalimantan Barat, Minggu (30/8/2026), Dejan/Apriyani menyajikan drama rubber game yang menguras emosi
Mereka menundukkan wakil Chinese Taipei, Sheng-Ming Lin/Liang Ching Sun, dengan skor ketat 19-21, 27-25, dan 21-19.
Gelar ini menjadi modal awal yang sangat berharga bagi Apriyani yang kini tengah beradaptasi penuh memoles kariernya di sektor ganda campuran.
"Terima kasih untuk Dejan dan tim pelatih kami, juga teman-teman ganda campuran yang sudah membantu kami dan saya khususnya yang baru pindah ke ganda campuran," kata Apriyani.
"Sekiranya ini menjadi modal kami semua di sektor ganda campuran untuk bangkit lagi, untuk berjuang ekstra keras ke depan."
Apriyani tak menampik bahwa laga final berlangsung dengan intensitas yang amat tinggi. Stamina dan ketahanan mental mereka diuji habis-habisan hingga poin-poin krusial.
"Sangat tidak mudah pertandingan hari ini, tensinya sangat tinggi dan kami terus tertekan tapi kami terus coba untuk menaikkan hawa pertandingannya. Walau dengan keadaan gugup dan tegang tapi bagaimana kami harus bisa mengatasinya," tambah Apriyani.
Pemain yang dikenal ramah ini juga menyampaikan apresiasi mendalam atas riuhnya dukungan publik Pontianak yang tak henti membakar semangat mereka sepanjang laga.
Sementara itu, Dejan menegaskan bahwa raihan podium tertinggi ini adalah pijakan awal dalam proses dirinya dan Apriyani menuju level yang lebih kompetitif.
"Ini bisa jadi modal untuk kami memulai, untuk modal untuk bisa membangun kepercayaan, membangun keyakinan satu sama lain," kata Dejan.
"Gelar juara yang penting karena bukan tentang levelnya tapi tentang prosesnya. Kami sedang berproses ke level yang lebih tinggi, semoga ini menjadi pijakan pertamanya."
Mengenai jalannya duel sengit kontra wakil Chinese Taipei, Dejan memuji ketangguhan lawan yang sempat merepotkan skema permainan mereka. Apalagi lawan memiliki power yang cukup kuat.
"Pemain putranya pintar mengarahkan bola jadi kami posisinya banyak tidak enak. Alhamdulillah di saat-saat akhir kami bisa mendapatkan formula yang tepat untuk melawannya," pungkas Dejan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 4Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 5Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 6Rusia Perluas Pangkalan Militer di Libya, NATO Terancam dari Dua Arah
- 7Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Usut Korupsi BNPB, KPK Endus Keterlibatan Perusahaan Keluarga dan Orang Kepercayaan Suharyanto
- 10BGN Resmikan 980 Dapur MBG untuk Wilayah 3T








