Kejuaraan Bulutangkis Beregu Asia: Sektor Ganda Kembali Melempem, Tim Putra Indonesia Gugur di Semifinal

AKURAT.CO, Ambisi tim beregu putra Indonesia untuk mempertahankan supremasi di kancah Asia harus kandas. Perjuangan skuad Merah Putih terhenti di babak semifinal Kejuaraan Bulutangkis Beregu Asia atau Badminton Asia Team Championships (BATC) 2026.
Bertanding di Qingdao Conson Gymnasium, Qingdao, China, Sabtu (7/2), langkah Anthony Sinisuka Ginting dan kolega harus berakhir setelah menyerah dengan skor 1-3 atas Jepang.
Kekalahan menyakitkan ini dipastikan setelah pasangan ganda putra kedua, Raymond Indra/Nikolaus Joaquin, gagal membendung perlawanan Takumi Nomura/Yuichi Shimogami, yang sekaligus membuat Indonesia gagal mengamankan tiket ke partai puncak.
Baca Juga: Kejuaraan Bulutangkis Beregu Asia: Ubed Kalahkan Nishimoto, Sumbang Poin Pertama untuk Indonesia
Indonesia sebenarnya sempat memberikan harapan lewat kemenangan Moh Zaki Ubaidillah di partai pertama. Namun, situasi berbalik saat tim pelatih menurunkan kombinasi baru, Leo Rolly Carnando/Muhammad Rian Ardianto, di partai kedua.
Pasangan dadakan ini takluk dari Kakeru Kumagai/Hiroki Nishi dengan skor 16-21 dan 17-21. Leo bahkan mengakui bahwa ia gagal menemukan sentuhan terbaik di lapangan.
"Di gim kedua mereka sudah percaya diri dan kami selalu dalam posisi tertekan. Apalagi hari ini touch saya tidak pas, banyak pengembalian yang harusnya tidak mati malah mati sendiri," ujar Leo.
Senada dengan Leo, Rian menyoroti kerapian permainan wakil Negeri Sakura yang tidak mudah mati. Mantan tandem Fajar Alfian itu juga menyebut seharusnya mereka lebih banyak mengadu pukulan dan tidak boleh mati sendiri.
Kekalahan di sektor ganda merembet ke partai ketiga. Tunggal putra Prahdiska Bagas Shujiwo yang biasanya tampil spartan, kali ini harus mengakui keunggulan Yushi Tanaka dua gim langsung dengan sko 11-21 dan 15-21. Bagas mengakui penguasaan lapangan lawan jauh lebih matang.
Baca Juga: Kejuaraan Bulutangkis Beregu Asia: Fadia/Tiwi Takluk, Tim Putri Indonesia Terhenti di Semifinal
"Saya masih belum bisa mematikan dia dan mendapat banyak pelajaran hari ini. Kecepatan dan penguasaan lapangan lawan sangat rapi, saya sulit keluar dari tekanan," ucap Bagas yang juga mengakui kondisi fisiknya tidak dalam keadaan 100 persen.
Harapan terakhir Indonesia berada di pundak Raymond Indra/Nikolaus Joaquin. Sayangnya, ganda muda ini juga harus menyerah kalah dengan skor 17-21 dan 15-21 dari pasangan Takumi Nomura/Yuichi Shimogami.
"Memang hasilnya tidak sesuai harapan, namun saya rasa, saya dan Raymond sudah melakukan yang terbaik. Kami mau minta maaf buat masyarakat Indonesia karena gagal menyamakan kedudukan," jelas Nikolaus.
"Tadi memang ada tekanan karena tim sedang tertinggal 1-2, tapi kami coba tidak fokus memikirkan itu. Kami hanya berpikir pengin menang di pertandingan tadi."
"Hari ini kami bisa terus mendapat posisi menyerang, tapi kami kesulitan mendapat poin. Mereka cukup rapat dan tenaga kami juga kondisinya sudah tidak 100 persen," Raymond menambahkan.
Hasil ini membuat kemenangan Jepang terkunci 3-1 dan partai kelima yang sedianya diisi Richie Duta Richardo tidak dimainkan.
Kekalahan ini menjadi catatan merah bagi sektor ganda putra Indonesia yang tercatat gagal menyumbangkan satu poin pun dalam laga krusial ini. Meski demikian, tim putra Indonesia tetap berhak membawa pulang medali perunggu.
Hasil Lengkap Semifinal Putra Kejuaraan Bulutangkis Beregu Asia: Indonesia vs Jepang (1-3)
Tunggal Pertama
Moh Zaki Ubaidillah vs Kenta Nishimoto (22-20, 21-16)
Ganda Pertama
Leo Rolly Carnando/M. Rian Ardianto vs Kakeru Kumagai/Hiroki Nishi (16-21, 17-21)
Tunggal Kedua
Prahdiska Bagas Shujiwo vs Yushi Tanaka (11-21, 15-21)
Ganda Kedua
Raymond Indra/Nikolaus Joaquin vs Takumi Nomura/Yuichi Shimogami (17-21, 15-21)
Tunggal Ketiga
Richie Duta Richardo vs Yudai Okimoto (Tidak Dimainkan)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cara Cek Penerima BSU Kemnaker 2026 Pakai NIK, Begini Status Link Resminya
- 2Setelah 'Cabut' dari Timnas Portugal, Masa Depan Cristiano Ronaldo dalam Ketidakpastian
- 3Prediksi Belgia vs Turki 3 Oktober 2026: Susunan Pemain, H2H, dan Skor
- 4Asian Games: Indonesia Berpeluang Raih 5 Emas Besok, Padel Salah Satunya!
- 5Trump Siapkan Tambahan 10.000 Pasukan AS ke Timur Tengah, Senator Desak Kongres Hentikan Dana Perang Iran
- 6Moto3 Jepang: Tanpa Alasan! Hiroshi Aoyama Tuntut Veda Ega Pratama dan Zen Mitani All Out di 'Kandang'
- 7Kalender Jawa 2 Oktober 2026: Watak Weton Jumat Pahing Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 8Dokumen Pendidikan Gibran Dilaporkan ke Bareskrim, Keaslian Syarat Cawapres 2024 Jadi Sorotan
- 9Anak Usaha Lyman Group Urus HGB Kota Baru Parahyangan ke ATR/BPN, KPK Dalami Setorannya
- 10KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid di Kasus ATR/BPN, Dalami Alur Setoran hingga Pusat







