Seleknas PBSI Digelar di Karawang 3-7 Februari, Cari Atlet Pengembangan Jangka Panjang

AKURAT.CO - Pengurus Pusat Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI) resmi mengumumkan penyelenggaraan Seleksi Nasional (Seleknas) 2026. Ajang ini menjadi gerbang utama bagi talenta muda tanah air untuk menembus pemusatan latihan nasional (Pelatnas) Cipayung.
Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi (Kabid Binpres) PP PBSI, Eng Hian, menegaskan bahwa Seleknas bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan instrumen vital dalam sistem pembinaan atlet yang berjenjang dan berkelanjutan.
"Seleksi Nasional PBSI merupakan bagian integral dari sistem pembinaan prestasi nasional. Melalui Seleknas ini, PBSI memastikan proses penjaringan atlet muda dilakukan secara objektif, terukur, dan berbasis prestasi," ujar Eng Hian, Kamis (29/1).
Baca Juga: PBSI Umumkan 10 Nama Atlet Baru Penghuni Pelatnas Hasil Seleknas 2025
Eng Hian menjelaskan bahwa kriteria peserta yang dipanggil mengacu pada hasil Kejuaraan Nasional (Kejurnas) 2025 dan peringkat nasional per 24 Desember 2025. Hal ini dilakukan guna menjamin kualitas atlet yang masuk ke tahap seleksi.
"Kriteria seleksi dirancang untuk memastikan atlet yang terpilih tidak hanya memiliki capaian prestasi saat ini, tetapi juga potensi pengembangan jangka panjang sesuai dengan arah pembinaan prestasi PBSI," tambah peraih medali perunggu Olimpiade Athena 2004 tersebut.
Seleknas 2026 dijadwalkan berlangsung pada 3 hingga 7 Februari 2026 di Majeh Arena Wadas, Karawang. Sebanyak empat lapangan bakal disiapkan untuk menyaring atlet-atlet terbaik tanah air di kategori taruna (U-19).
Tiga Atlet Raih Tiket Pelatnas "Jalur Khusus"
Selain melalui jalur Seleknas, PP PBSI memberikan apresiasi bagi atlet yang menunjukkan performa luar biasa sepanjang tahun lalu. Berdasarkan pantauan Tim Pemandu Bakat, tiga atlet dipastikan langsung bergabung ke Pelatnas tanpa harus melalui proses seleksi di Karawang.
Baca Juga: Ada Hendrawan di Tim Pencari Bakat, Pelatnas PBSI Jaring 39 Pemain Potensial Hasil Seleknas
Ketiga atlet tersebut adalah Mayla Cahya Afilian Pratiwi (Mutiara Cardinal Bandung) dari sektor tunggal putri, serta pasangan ganda putra Alexius Ongkytama Subagio/Aquino Evano Keneddy Tangka (PB Djarum). Prestasi konsisten mereka di sepanjang tahun 2025 dinilai sudah memenuhi kriteria pembinaan Pelatnas.
Bagi sektor ganda, PBSI memberikan fleksibilitas namun tetap dengan batasan ketat. Atlet diperbolehkan melakukan pertukaran pasangan asalkan pasangan baru tersebut berada dalam jajaran ke-16 besar peringkat nasional dan memiliki kesepakatan tertulis antar klub.
Sebagai komitmen terhadap Merah Putih, PBSI menegaskan setiap atlet yang keluar sebagai juara Seleknas 2026 wajib memenuhi panggilan masuk ke Pelatnas tanpa syarat apa pun.
Langkah ini diharapkan mampu menjaring bibit unggul yang siap ditempa untuk memperkuat dominasi bulutangkis Indonesia di kancah internasional pada masa depan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 5Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Rusia Perluas Pangkalan Militer di Libya, NATO Terancam dari Dua Arah
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








