Akurat

Australia Terbuka: Jadi Unggulan Pertama, Jonatan Christie Tersingkir di Laga Pembuka

Leo Farhan | 19 November 2025, 22:07 WIB
Australia Terbuka: Jadi Unggulan Pertama, Jonatan Christie Tersingkir di Laga Pembuka
 
AKURAT.CO Pebulutangkis tunggal putra Indonesia, Jonatan Christie, sudah harus angkat koper lebih cepat dari gelaran BWF World Tour Super 500 Australia Terbuka 2025.
 
Jonatan yang datang sebagai unggulan pertama takluk di laga pembuka saat menghadapi wakil Jepang, Yushi Tanaka, lewat straight set 17-21 dan 7-21 di Quaycentre, Sydney, Australia, Rabu (19/11).
 
Tunggal putra yang karib disapa Jojo itu mengakui penampilannya berada jauh di bawah standar yang ia persiapkan. Ia menyebut tidak mampu mengembangkan permainan sejak awal dan kehilangan momentum penting di gim pertama.
 
"Hari ini sangat jauh dengan apa yang sudah dipersiapkan. Jelek mainnya dan tidak bisa berkembang. Di gim pertama beberapa kali sudah mulai mepet poinnya, malah matinya yang tidak-tidak," kata Jonatan selepas laga.
 
Selain itu ada juga beberapa momen krusial yang menghambat upayanya mengejar ketertinggalan. Meski kecewa, Jonatan menegaskan pentingnya segera bangkit dan menata ulang fokus, terlebih masih ada agenda besar yang menunggu.
 
"Ada beberapa kali juga bola dia bergulir di net jadi menghentikan momentum saya yang sedang mengejar," jelasnya.
 
"Belajar dari sini, benar-benar pikirannya harus direfresh dulu. Buang dulu semua yang sudah berlalu. Lalu fokus lagi ke depan karena masih ada BWF World Tour Finals yang menanti."
 
Kekalahan ini menjadi peringatan keras bagi Jonatan menjelang turnamen penutup musim, di mana ia dituntut kembali menemukan stabilitas permainan untuk bersaing di level tertinggi.
 
Dengan tersingkirnya Jojo, Alwi Farhan menjadi satu-satunya wakil Merah Putih di babak kedua Australia Terbuka 2025 setelah sebelumnya, Yohanes Saut Marcellyno juga harus angkat koper setelah ditaklukkan Prannoy H. S 21-6, 12-21, dan 17-21.
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.