Pulih dari Cedera, Jesita Putri Miantoro Pilih Pamit dari Pelatnas PBSI
Leo Farhan | 1 September 2025, 20:24 WIB

AKURAT.CO, Kabar mengejutkan datang dari Pemusatan Latihan Nasional (Pelatnas) PBSI. Yakni pebulutangkis muda Jesita Putri Miantoro resmi mengundurkan diri setelah berjuang melawan cedera panjang yang dideritanya sejak awal tahun.
Jesita Putri Miantoro diketahui mengalami cedera Anterior Cruciate Ligament (ACL) pada Januari 2025. Cedera serius itu memaksanya absen cukup lama dari berbagai turnamen internasional untuk menjalani proses pemulihan.
Meski telah pulih, Jesita Putri Miantoro akhirnya memutuskan untuk berhenti dari dunia yang telah membesarkan namanya. Keputusan tersebut diambil karena Jesita harus berhadapan dengan risiko cedera berulang di bagian yang sama.
Hal ini menjadi pertimbangan besar baginya untuk menutup perjalanan sebagai atlet profesional lebih cepat dari yang diperkirakan banyak pihak.
Dalam keterangan resminya, PBSI menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas dedikasi Jesita selama berada di Pelatnas Cipayung, Jakarta Timur.
"Terima kasih atas kerja keras dan perjuangan Jesita. Semoga sukses di jalan baru yang dipilih," tulis pernyataan resmi federasi yang diterima Akurat.co.
Jesita sendiri merupakan salah satu talenta muda yang digadang-gadang bisa menjadi andalan Indonesia sektor ganda putri di masa depan.
Ia dikenal memiliki gaya bermain ulet dengan daya juang tinggi di lapangan. Serta beberapa kali menunjukkan performa menjanjikan di level junior maupun senior.
Kepergian Jesita tentu meninggalkan kesan mendalam bagi rekan-rekan satu tim di Pelatnas. Banyak yang menilai pengunduran diri ini sebagai kehilangan besar, mengingat potensinya yang masih sangat terbuka untuk berkembang lebih jauh.
Meski begitu, keputusan Jesita untuk pamit dianggap sebagai langkah bijak. Dengan kondisi cedera yang berisiko kambuh, fokus pada kesehatan jangka panjang menjadi prioritas utama. Pilihan tersebut juga menegaskan kedewasaannya dalam menentukan arah hidup ke depan.
Kini, Jesita bersiap menapaki perjalanan baru di luar lapangan bulutangkis. Meski tidak lagi membela Merah Putih, kiprahnya selama di Pelatnas akan tetap dikenang sebagai bagian dari generasi muda yang pernah mengharumkan nama Indonesia.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









