Evaluasi Jepang Terbuka, Indra Wijaya Harap Alwi Farhan Lebih Matang di China Pekan Depan

AKURAT.CO, Pelatih Sektor Tunggal Putra Pelatnas PBSI, Indra Wijaya, berharap kematangan salah satu anak asuhnya, Alwi Farhan, bisa muncul saat bertanding di China Terbuka 2025, pekan depan.
“Di China Open, untuk Alwi tentunya saya mau lihat proses kematangannya, permainannya bisa keluar konsisten,” kata Indra Wijaya di Tokyo, Jepang, Minggu (20/7), sebagaimana dipetik dari rilis resmi PBSI.
Hal ini dinyatakan Indra Wijaya sebagai evaluasi penampilan Alwi Farhan di Jepang Terbuka 2025 pekan ini. Alwi tersingkir di putaran kedua setelah dikalahkan wakil Prancis, Alex Lanier, dalam pertarungan tiga set dengan skor 21-14, 15-21, dan 18-21.
Baca Juga: Jepang Terbuka: Alwi Farhan Gagal ke Perempat Final, Indonesia Tanpa Wakil di Tunggal Putra
Indra sejatinya puas dengan penampilan Alwi Farhan di Jepang Terbuka. Hanya saja, katanya, juara dunia junior 2023 tersebut masih perlu meningkatkan faktor non teknis seperti mengatasi kegugupan.
“Kalau melihat penampilan Alwi di Japan Open saya cukup puas,” kata Indra.
“Tapi memang dari segi non teknisnya yang masih ada kendala. Bagaimana mengatasi ketegangan, bagaimana me-manage permasalahan yang terjadi di lapangan dia belum matang. Tapi dari segi lainnya saya lihat cukup bagus.”
Sementara itu, untuk Anthony Sinisuka Ginting yang kembali bertanding di Jepang Terbuka setelah enam bulan absen Indra juga memberikan kredit. Situasi itu membuat Indra menganggap wajar jika Ginting belum bisa maksimal.
Baca Juga: Comeback, Anthony Ginting dan Gregoria Mariska Dipastikan Tampil di Jepang dan China
“Untuk Ginting, setelah enam bulan tidak ikut turnamen, penampilan perdananya cukup memuaskan. Memang ada sedikit touch dan feeling pukulan juga suasana turnamen yang belum ketemu. Itu wajar sekali,” kata Indra.
Anthony Ginting sendiri tersingkir di putaran pertama dalam pertarungan dua set melawan wakil tuan rumah, Kodai Naraoka. Ginting kalah dengan skor 13-21 dan 19-21 dalam duet berdurasi 53 menit.
“Saya apresiasi comeback-nya Ginting, dia dengan menjalani hari ke hari dari penyembuhan, penguatan, kembali latihan normal dan akhirnya kembali ke turnamen tidak mudah,” kata Indra.
Sebagaimana Alwi, Ginting juga akan ambil bagian di China Terbuka. Indra berharap turnamen yang digelar di Changzhou, 22-27 Juli, itu menjadi ajang bagi Ginting untuk mengembalikan “rasa” bertanding.
“Dan untuk Ginting harapannya bisa lebih keluar permainannya dan bisa menemukan lagi feeling pertandingan,” kata Indra.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 3Denmark Terbuka: Kena Kartu Merah di Semifinal, Fajar/Fikri Minta Peraturan Baru Time Clock Ditinjau Ulang
- 4Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 5Dorongan Hak Angket Ijazah Gibran Menguat, Jokowi Mulai Panik?
- 6Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 7Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 8Cara Login dan Mengisi Aplikasi Sahabat KBC Kemenag untuk Guru dan Murid
- 9Presiden Prabowo Terima Kunjungan Sekjen PBB António Guterres di Hambalang
- 10Survei PPI: Mayoritas Publik Puas dengan Kinerja Pemerintah dan Presiden Prabowo





