Malaysia Terbuka: 6 Wakil Indonesia Turun Hari Ini, Dejan/Gloria Sukses Lewati Rintangan Pembuka

AKURAT.CO, Dejan Ferdinansyah/Gloria Emanuelle Widjaja menjadi wakil Indonesia pertama yang sukses melewati laga pembuka Malaysia Terbuka 2025.
Bertanding di Axiata Arena, Kuala Lumpur, Malaysia, Selasa (7/1), Dejan/Gloria mengalahkan wakil tuan rumah, Wong Tien Ci/Lim Chiew Sin, dengan skor 21-12 dan 21-13 untuk kemenangan awal mereka di Malaysia Terbuka.
Datang sebagai unggulan kelima, Dejan/Gloria tampak tidak terlalu sulit menyelesaikan pertarungan perdana Malaysia Terbuka kali ini. Duet ganda campuran non-Pelatnas PBSI itu hanya butuh waktu 34 menit untuk menang.
Baca Juga: Malaysia Terbuka: Cuma 30 Menit, Sabar/Reza Akui Latihan di Axiata Arena Penting untuk Adaptasi
Selain Dejan/Gloria, Indonesia punya lima wakil lain yang bakal turun di turnamen World Tour pembuka musim pada hari ini. Salah satunya merupakan pertarungan sesama Indonesia, yakni di sektor tunggal putri.
Dua srikandi Indonesia, Gregoria Mariska Tunjung dan Putri Kusuma Wardani, sudah langsung berhadapan di putaran pertama. Gregoria lebih difavoritkan dalam laga ini karena datang sebagai unggulan keempat.
Pertemuan di Kuala Lumpur hari ini merupakan pertemuan kedua bagi kedua pebulutangkis. Untuk sementara Gregoria unggul 1-0 dengan kemenangan di babak 32 besar Indonesia Terbuka tahun lalu.
Dua wakil lain yang akan tampil hari ini ada di sektor ganda putri. Mereka adalah Lanny Tria Mayasari/Siti Fadia Silva Ramadhanti dan Febriana Dwipuji Kusuma/Amallia Cahaya Pratiwi.
Lanny/Fadia bisa dikatakan langsung menghadapi lawan berat di pertarungan pertama. Pasalnya, mereka akan menjajal unggulan ketiga milik tuan rumah yang bakal didukung oleh suporter tuan rumah, Pearly Tan/Thinaah Muralitharan.
Baca Juga: Malaysia Terbuka: Pelatih Tunggal Putri Sayangkan Gregoria dan Putri Bentrok Sejak Awal
Ini merupakan pertemuan pertama bagi kedua pasangan. Namun, Fadia sudah pernah bertemu tujuh kali dengan Pearly/Thinaah semasa masih berpasangan dengan Apriyani Rahayu.
Sementara itu, Febriana/Amallia yang ditempatkan sebagai unggulan kelima akan menghadapi wakil Chinese Taipei, Pei Shan Hsieh/En-Tzu Hung. Untuk sementara, duet dengan sapaan Ana/Tiwi itu unggul 1-0 atas Pei/En-Tzu.
Yang terakhir adalah pasangan ganda putra non-Pelatnas PBSI, Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani, yang akan menghadapi wakil Denmark, Rasmus Kjaer/Frederik Sogaard.
Pertemuan yang dijadwalkan di partai terakhir Lapangan 3 Axiata Arena ini adalah pertemuan pertama bagi Sabar/Reza menghadapi Kjaer/Sogaard.
Jadwal Pebulutangkis Indonesia di Malaysia Terbuka 2025, Selasa (7/1)
Dejan Ferdinansyah/Gloria Emanuelle Widjaja vs Wong Tien Ci/Lim Chiew Sien
(21-12, 21-3)
Pearly Tan/Thinaah Muralitharan vs Lanny Tria Mayasari/Siti Fadia Silva Ramadhanti
Gregoria Mariska Tunjung vs Putri Kusuma Wardani
Febriana Dwipuji Kusuma/Amallia Cahaya Pratiwi vs Hsieh Pei Shan/Hung En-Tzu
Rasmus Kjaer/Frederik Sogaard vs Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Update Medali Asian Games 2026 Hari Ini: Indonesia Raih 20 Medali, Cek Klasemennya!
- 2Dua Land Cruiser Disebut Bawa Rp480 Miliar ke Muktamar NU, Gus Lilur Kaitkan Rp180 Miliar dengan Nusron
- 3Jubir KPK: Kepala Kantor BPN Mojokerto adalah Istri dari Dirjen Kementerian ATR/BPN Lampri
- 4Prediksi Skor Norwegia vs Denmark di Nations League 25 September 2026
- 5Prediksi Italia vs Belgia 26 September 2026: Skor, H2H, Starting XI, dan Semua Prediksi
- 6Prediksi Skor Serbia vs Yunani di UEFA Nations League 2026-27: Starting XI, H2H, dan Semua Prediksi
- 7Prediksi Skor Belanda vs Jerman 25 September 2026: Debut Xavi dan Klopp
- 8Seharusnya Denny Indrayana Paham Penjelasan Jokowi Soal Ijazah Gibran, Kecuali Ada Dorongan Politik
- 9Menag Pimpin Salat Jenazah, Rano Karno Sampaikan Pesan Keluarga untuk Guruh Soekarnoputra
- 10Prabowo Undang Pakar dan Akademisi ke Istana, Diskusi Pengelolaan Gambut hingga Pencegahan Karhutla








