An Se-young: Emas Olimpiade Paris akan Menjadi Kepingan 'Puzzle' Terakhir Karier Saya

AKURAT.CO, Berbekal 22 gelar World Tour sejak 2019, pebulutangkis tunggal putri Korea Selatan, An Se-young, mengatakan bahwa medali emas Olimpiade Paris 2024 akan melengkapi puzzle dalam kariernya.
Cukup beralasan karena An Se-young relatif telah memenangi seluruh gelar individual paling prestisius di bulutangkis elite. Hanya dalam usia 22 tahun, atlet ini sudah menjadi juara dunia, All England, Indonesia Terbuka, juga China Terbuka.
“Saya kira medali olimpiade adalah kepingan puzzle terakhir saya,” kata An Se-young sebagaimana dipetik dari The Star.
“Saya akan berusaha membawa pulang puzzle yang sempurna. Saya akan memberikan Olimpiade (Paris) ini semua yang saya punya.”
An Se-young adalah bintang belia yang sudah menunjukkan kapasitasnya sejak gelar pertamanya di Selandia Baru Terbuka di usia 17 tahun pada 2019. Setelah itu ia sudah memainkan 29 final dan saat ini duduk di posisi ranking satu dunia.
Selain itu, medali emas Olimpiade Paris akan membuat An Se-young mematahkan kutukan bagi tunggal putri Korea Selatan dalam 28 tahun terakhir. Pasalnya, Korea Selatan belum lagi meraih emas sejak Bang Soo-hyun di Olimpiade Atlanta 1996.
Atlet kelahiran Gwangju, Korea Selatan, 5 Februari 2002, ini juga dalam tren positif dengan tiga gelar dari delapan turnamen yang diikutinya tahun ini. An Se-young menang di Malaysia, India, dan Singapura.
Baca Juga: Final BWF: Gregoria Kalah di Laga Kedua Lawan An Se Young, Peluang ke Semifinal Menipis
Di Olimpiade Paris, lawan terberat An Se-young tak lain adalah jagoan China yang juga juara bertahan, Chen Yu Fei. Dari aspek catatan pertemuan An Se-young juga tertinggal 8-12 atas Chen Yu Fei.
Pertemuan terakhir terjadi di final Indonesia Terbuka pada 9 Juni lalu. Pada laga di Istora Senayan, Jakarta, ketika itu An Se-young harus mengakui keunggulan Chen Yu Fei dalam pertarungan tiga set dengan skor 14-21, 21-14, dan 18-21.
“Saya berusaha untuk tetap berpikir positif dan memberikan diri saya sendiri ucapan penyemangat,” kata An Se Young.
“Saya belajar bahwa saya bisa mengubah cara berpikir dan tubuh saya dengan berpikir positif dan itu terbawa ke pertandingan. Saya akan berusaha tetapi di situ.”
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Update Medali Asian Games 2026 Hari Ini: Indonesia Raih 20 Medali, Cek Klasemennya!
- 2Dua Land Cruiser Disebut Bawa Rp480 Miliar ke Muktamar NU, Gus Lilur Kaitkan Rp180 Miliar dengan Nusron
- 3Jubir KPK: Kepala Kantor BPN Mojokerto adalah Istri dari Dirjen Kementerian ATR/BPN Lampri
- 4Prediksi Skor Norwegia vs Denmark di Nations League 25 September 2026
- 5Prediksi Italia vs Belgia 26 September 2026: Skor, H2H, Starting XI, dan Semua Prediksi
- 6Prediksi Skor Serbia vs Yunani di UEFA Nations League 2026-27: Starting XI, H2H, dan Semua Prediksi
- 7Prediksi Skor Belanda vs Jerman 25 September 2026: Debut Xavi dan Klopp
- 8Seharusnya Denny Indrayana Paham Penjelasan Jokowi Soal Ijazah Gibran, Kecuali Ada Dorongan Politik
- 9Menag Pimpin Salat Jenazah, Rano Karno Sampaikan Pesan Keluarga untuk Guruh Soekarnoputra
- 10Prabowo Undang Pakar dan Akademisi ke Istana, Diskusi Pengelolaan Gambut hingga Pencegahan Karhutla








