Piala Thomas: Anthony Ginting Kalah di Laga Pertama, Indonesia Sementara Tertinggal dari India

AKURAT.CO, Tim Piala Thomas Indonesia sementara ini tertinggal 0-1 dari India pada laga terakhir fase grup Piala Thomas dan Uber 2024.
Anthony Sinisuka Ginting yang turun di partai perdana secara mengejutkan harus kalah rubber set dengan skor 21-13, 12-21, dan 12-21 atas Prannoy HS di laga Piala Thomas kali ini.
Turun di partai pertama laga Piala Thomas di Chengdu Hi Tech Zone Sports Center Gymnasium, Tiongkok, Chengdu, Rabu (1/5), Anthony Ginting sebenarnya mampu mendominasi pertandingan.
Baca Juga: Piala Thomas: Irwansyah Sebut Skuad Tunggal Masih 'Kendalikan' Shuttlecock Jelang Lawan India
Sayang, perubahan-perubahan yang dilakukan wakil India itu pada gim kedua dan ketiga kurang mampu diantisipasi oleh Anthony Ginting.
"Di gim kedua dia sudah mempelajari strategi dan akhirnya, sebaliknya saya masuk ke apa yang dia mau," kata Ginting mengomentari jalannya laga.
"Dari situ saya kurang bisa mengantisipasi perubahan-perubahan itu. Saya coba mencari cara agar bisa keluar dari tekanan tapi lebih banyak melakukan kesalahan sendiri."
Anthony Ginting sebenarnya punya peluang untuk mengamankan laga dengan merebut set ketiga. Dia bahkan mampu memimpin 7-3 atas Prannoy.
Baca Juga: Piala Thomas dan Uber: Kekalahan Fajar/Rian Jadi Catatan Skuad Putra Jelang Lawan India
Sayang, pebulutangkis tunggal putra berusia 27 tahun itu kurang bisa bermain lebih sabar sekaligus membuat Prannoy mengambil kesempatan untuk membalikkan keadaan.
"Ketika lawan bisa bermain lebih tenang, saya kurang sabar dan kurang cermat dalam penggunaan pola dan feeling," jelas Ginting. "Itu juga yang membuat akhirnya lawan semakin percaya diri."
Tim Piala Thomas Indonesia masih punya peluang untuk meraih kemenangan pada laga terakhir ini. Pasalnya, masih ada empat wakil lainnya yang akan tampil melawan India.
Mereka adalah Muhammad Shohibul Fikri/Bagas Maulana, Jonatan Christie, Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin, dan Chico Aura Dwi Wardoyo.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 6Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 7Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







