Irwasnyah Berharap Jonatan dan Ginting Capai Peak Performance di Olimpiade Paris

AKURAT.CO, Pelatih Sektor Tunggal Putra Pelatnas PBSI, Irwansyah, berharap anak asuhnya mencapai puncak penampilan di Olimpiade Paris 2024. Irwansyah mengingatkan bahwa momen sebelum olimpiade penting untuk mencapai hal itu.
Sebelum berangkat ke Olimpiade Paris, masih ada dua turnamen penting yang bakal diikuti oleh anak asuh Irwansyah, Jonatan Christie dan Anthony Sinisuka Ginting. Yakni Kejuaraan Bulutangkis Asia dan Piala Thomas & Uber yang keduanya digelar di China pada April dan Mei nanti.
“Tahun ini ada Olimpiade dan dua kejuaraan penting. Tapi yang penting lagi, mereka tidak kendur (penampilannya), yang penting, ketika Olimpiade, mencapai peak-nya," kata Irwansyah di Pelatnas PBSI di Cipayung, Jakarta, Rabu (27/3), sebagaimana dipetik dari Antara.
Baca Juga: Kalahkan Anthony Ginting dalam Perang Saudara, Jonatan Christie Juara All England!
Irwansyah kini boleh dibilang mengemban tugas terberat untuk mempertahankan tradisi emas di Olimpiade Paris. Pasalnya, Jonatan Christie dan Anthony Ginting, sukses menciptakan all Indonesian final di Al l England beberapa pekan lalu.
Praktis, sukses di All England menempatkan Jonatan dan Anthony Ginting di posisi terdepan untuk meraih emas di Olimpiade Paris. Menuju ke sana, latihan semakin intens dengan volume yang semakin panjang.
“Motivasinya juga lebih ke latihan, karena latihannya pagi, siang, sore, pasti ada rasa jenuh. Motivasi diberikan supaya tetap bagus terus latihan, terus semangat," ujar Irwansyah.
Baca Juga: Jokowi Ucapkan Selamat ke Jonatan Christie dan Fajar/Rian Juarai All England 2024
"Ini juga dibantu oleh semua pihak seperti psikolog, sport science, teknis. Situasi dan latihan didukung sama tim dan pemain ini, saya yakin dengan disiplin kerja keras itu. Saya yakin (mereka) bisa menjaga diri, dan saya percaya mereka sudah profesional banget."
Adapun Olimpiade Paris akan diselenggarakan pada 24 Juli-11 Agustus mendatang. Sektor tunggal putra Indonesia terakhir kali meraih emas olimpiade terjadi Athena 2004 atas nama Taufik Hidayat.
“(Latihan) Lebih intens menuju Olimpiade, semua udah diukur dari speed, kekuatan otot, melatih strategi dan teknik, semuanya dibantu juga dari (penggunaan) sport science,” kata Irwansyah.
“Karena, kalau di lapangan main bagus tapi daya tahan otot fisik tidak bagus, maka tidak bisa menunjang penampilan. Apalagi jika dilihat dari pertandingan-pertandingan sebelumnya, semuanya beradu fisik, jadi Jonatan dan Ginting harus kuat di sana."
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 4Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 5Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 6Rusia Perluas Pangkalan Militer di Libya, NATO Terancam dari Dua Arah
- 7Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Usut Korupsi BNPB, KPK Endus Keterlibatan Perusahaan Keluarga dan Orang Kepercayaan Suharyanto
- 10BGN Resmikan 980 Dapur MBG untuk Wilayah 3T








