Indonesia Juara Umum di All England, PBSI: Ini Hasil Kerja Keras Atlet, Pelatih, dan Ofisial

AKURAT.CO, Indonesia keluar sebagai juara umum di ajang BWF World Tour Super 1000 All England 2024. Capaian ini diperoleh setelah memboyong dua gelar juara melalui sektor tunggal dan ganda putra.
Gelar juara di sektor tunggal putra diamankan oleh Jonatan Christie usai menaklukkan kompatriotnya, Anthony Sinisuka Ginting, di patai final di Utilita Arena, Birmingham, Inggris, dengan skor 21-15 dan 21-14.
Sedangkan gelar juara di sektor ganda putra diamankan Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto usai mengandaskan perlawanan wakil Malaysia, Aaron Chia/Soh Wooi Yik, dengan skor 21-16 dan 21-16.
Baca Juga: Kalahkan Duet Malaysia, Fajar/Rian Sumbang Gelar Kedua untuk Indonesia di All England
Sekjen PP PBSI yang juga Ketua Tim Ad Hoc Olimpiade 2024 Paris, M Fadil Imran, menyebut bahwa kesuksesan di turnamen Super 1000 kali ini tidak lepas dari proses kerja keras yang dijalani oleh para atlet, pelatih, dan ofisial PBSI.
"Alhamdulillah, para atlet telah mempersembahkan yang terbaik untuk kejayaan Merah Putih. Lebih penting lagi, saya mengapresiasi ketekunan, kedisiplinan dan kerja keras mereka dalam menjalani proses," ujar Fadil Imran dalam keterangan tertulisnya, Senin (18/4).
"Kita datang ke Birmingham sebagai satu tim, dan pulang juga sebagai satu tim. Karena itu, selain
kepada Jojo, Ginting, dan Fajar/Rian, apresiasi tertinggi juga saya sampaikan kepada Chico, Grego, Bagas/Fikri, Leo/Daniel, Apri/Fadia, Reihan/Lisa, dan Dejan/Gloria. Semua adalah satu kesatuan tim."
Fadil juga tidak lupa mengapresiasi para pelatih yang telah bekerja keras memupuk dan membina anak-anak asuhnya untuk bisa mendapatkan hasil terbaik di ajang Super 1000 ini.
Baca Juga: Kalahkan Anthony Ginting dalam Perang Saudara, Jonatan Christie Juara All England!
"Pencapaian hari ini tidak lepas dari ketekunan para pelatih dan ofisial, terutama bagaimana para pelatih menggugah para atlet untuk melawan keraguan dalam diri sendiri. Apresiasi setinggi-tingginya kepada para pelatih dan ofisial," tambah Fadil.
Indonesia keluar sebagai juara umum dengan dua medali emas dan tiga sektor lainnya diamankan oleh tiga negara berbeda.
Sektor tunggal putri direbut wakil Spanyol, Carolina Marin, yang menang atas wakil Jepang, Akane Yamaguchi, yang mundur di tengah laga saat kedudukan 26-24 dan 11-1.
Untuk sektor ganda putri diamankan wakil Korea Selatan, Baek Ha Na/Lee So Hee, yang mengandaskan wakil Jepang, Nami Matsuyama/Chiharu Shida, dengan skor 21-19, 11-21, dan 21-17.
Sedangkan untuk sektor ganda campuran wakil Tiongkok Zheng Siwei/Huang Ya Qiong keluar sebagai yang terbaik usai menyingkirkan rivalnya asal Jepang, Yuta Watanabe/Arisa Higashino, dengan skor 21-16 dan 21-11.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 3Denmark Terbuka: Kena Kartu Merah di Semifinal, Fajar/Fikri Minta Peraturan Baru Time Clock Ditinjau Ulang
- 4Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 5Dorongan Hak Angket Ijazah Gibran Menguat, Jokowi Mulai Panik?
- 6Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 7Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 8Cara Login dan Mengisi Aplikasi Sahabat KBC Kemenag untuk Guru dan Murid
- 9Presiden Prabowo Terima Kunjungan Sekjen PBB António Guterres di Hambalang
- 10Survei PPI: Mayoritas Publik Puas dengan Kinerja Pemerintah dan Presiden Prabowo





