Prancis Terbuka: Kecuali Pramudya/Yeremia, Pasukan Ganda Putra Indonesia Lolos Ke Putaran Kedua

AKURAT.CO, Empat wakil ganda putra Indonesia berhasil mengamankan putaran kedua Prancis Terbuka 2023. Pasangan terakhir yang meraih tiket babak 16 besar adalah Bagas Maulana/Muhammad Shohibul Fikri.
Berlaga di Glaz Arena, Rennes, Prancis, Rabu (25/10/2023), Bagas/Fikri mampu menjinakan perlawanan wakil Jepang, Keiichiro Matsui/Yoshinori Takeuchi, lewat laga rubber set dengan skor 16-21, 21-11 dan 21-10 dalam tempo 50 menit.
Mampu menang cukup dominan pada dua set terakhir, Bagas/Fikri mengaku sempat "jetlag" dengan lapangan pertandingan. Selain itu, perbedaan shuttlecock juga menjadi salah satu kendala tersendiri.
Baca Juga: Prancis Terbuka: Anthony Ginting Dan Putri Ke Babak 16 Besar, Leo/Daniel Lolos Tanpa Berkeringat
"Di gim pertama memang kami akui karena tidak sempat menjajal lapangan pertandingan kemarin membuat kami agak kaget dengan situasinya," kata Fikri dalam keterangan resmi yang diterima Akurat.co.
"Selain itu, karakter shuttlecock-nya juga berbeda. Adaptasinya kurang bagus dan kurang cepat. Ini jadi turnamen ketiga kami setelah Arctic dan Denmark Open, kondisi badan, kondisi stamina pasti menurun."
Untuk saat ini, walau mengakui kondisi mereka tengah menurun, namun Bagas/Fikri tetap menjaga agar penampilan mereka tidak terlalu jauh menurunnya. Kalaupun tidak meningkat, pasangan ganda putra peringkat 12 dunia itu berharap mampu tampil stabil.
"Sekarang bagaimana untuk menjaganya agar tidak terlalu jauh sekali turunnya, setidaknya kalaupun tidak meningkat, bisa stabil. Kemarin ada istirahat satu hari setibanya di Rennes, lumayan untuk mengembalikan kondisi," kata Fikri memaparkan.
Baca Juga: Prancis Terbuka: Momen Lucu Apriyani Pinjam Jersey Fadia Untuk Tanding, Begini Kronologinya
Sayang, hasil positif ini belum mampu diikuti oleh Pramudya Kusumawardana/Yeremia Erich Rambitan yang harus tersingkir setelah ditaklukkan unggulan dua asal China, Liang Wei Keng/Wang Chang. Pramudya/Yeremia kalah straight set dengan skor 15-21 dan 21-23.
Kalah dua set langsung, pasangan ganda putra yang karib disapa Pram/Yere itu mengakui bahwa mereka kurang siap dalam bertahan. Walau mengalami kenaikan di set kedua, hal itu tidak cukup untuk merebut set kedua.
"Kami terlalu banyak mengangkat bola, sementara defense kami juga kurang siap dan kurang bagus. Di gim kedua permainan kami mulai meningkat tapi belum cukup. Kami sudah coba sebaik mungkin,” komentar datar Pramudya.
"Di poin-poin kritis tadi, fokus kami tidak stabil ya. Tadi malah kurang tenang dan dua kali melakukan kesalahan sendiri di saat setting," kata Yeremia.
"Gim kedua kami bisa lebih adaptasi dengan permainan, defense sudah mulai membaik dan bisa mendapat banyak poin dari pola yang kami siapkan. Berbeda dengan gim pertama yang kami kalahnya bisa dibilang cukup mudah."
Sebelumnya, tiga wakil ganda putra Indonesia sudah lebih dulu mengamankan tempat di babak 16 besar. Mereka adalah, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto, Hendra Setiawan/Muhammad Ahsan, dan Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Update Medali Asian Games 2026 Hari Ini: Indonesia Raih 20 Medali, Cek Klasemennya!
- 2Dua Land Cruiser Disebut Bawa Rp480 Miliar ke Muktamar NU, Gus Lilur Kaitkan Rp180 Miliar dengan Nusron
- 3Jubir KPK: Kepala Kantor BPN Mojokerto adalah Istri dari Dirjen Kementerian ATR/BPN Lampri
- 4Prediksi Skor Norwegia vs Denmark di Nations League 25 September 2026
- 5Prediksi Italia vs Belgia 26 September 2026: Skor, H2H, Starting XI, dan Semua Prediksi
- 6Prediksi Skor Serbia vs Yunani di UEFA Nations League 2026-27: Starting XI, H2H, dan Semua Prediksi
- 7Prediksi Skor Belanda vs Jerman 25 September 2026: Debut Xavi dan Klopp
- 8Seharusnya Denny Indrayana Paham Penjelasan Jokowi Soal Ijazah Gibran, Kecuali Ada Dorongan Politik
- 9Menag Pimpin Salat Jenazah, Rano Karno Sampaikan Pesan Keluarga untuk Guruh Soekarnoputra
- 10Prabowo Undang Pakar dan Akademisi ke Istana, Diskusi Pengelolaan Gambut hingga Pencegahan Karhutla







