Akurat Logo

Tyson Fury Tebar Ancaman Jelang Duel Lawan Joshua: Saya Masih Petinju Kelas Berat Terbaik di Dunia

Dian Eko Prasetio | 5 Oktober 2026, 22:56 WIB
Tyson Fury Tebar Ancaman Jelang Duel Lawan Joshua: Saya Masih Petinju Kelas Berat Terbaik di Dunia
Petinju kelas berat asal Inggris, Tyson Fury. X/Tyson_Fury.

AKURAT.CO Peringkat Tyson Fury di divisi kelas berat mungkin tidak lagi berada di takhta teratas usai kehilangan sabuk juaranya. Namun, menjelang mega duel menghadapi Anthony Joshua (AJ), petinju berjuluk The Gypsy King itu tetap memelihara kepercayaan diri setinggi langit.

Pertarungan yang bakal berlangsung pada 11 Desember di Principality Stadium, Cardiff, Wales, dan ditayangkan langsung sebagai laga utama platform Netflix tersebut menjadi ajang pembuktian bagi Fury (36-2-1, 25 KO) bahwa dirinya belum habis.

Meskipun saat ini majalah The Ring menempatkan Oleksandr Usyk sebagai raja divisi, diikuti Daniel Dubois di peringkat pertama, Agit Kabayel di posisi kedua, dan Fury di urutan ketiga, petinju bertinggi badan 206 cm tersebut menolak anggapan bahwa masa keemasannya telah berlalu.

Baca Juga: Agit Kabayel Sarankan Moses Itauma Hadapi Petinju Ini untuk Ajang Kebangkitan

"Saya masih petinju kelas berat terbaik di dunia. Saya dalam kondisi sangat baik dan tidak ada masalah sama sekali pada diri saya," kata Tyson Fury dikutip The Ring, Senin (5/10/2026).

"Jika saya berpikir bahwa saya tidak lagi seperti dulu, untuk apa saya naik ring dan bertanding lagi? Hanya untuk dikalahkan oleh petinju-petinju papan bawah yang tidak akan pernah bisa mengalahkan saya saat masa keemasan? Jika saya berpikir demikian, untuk apa saya melakukannya."

Sudah Mengintip Celah dan Menganggap Remeh Pukulan Joshua

Usai menelan dua kekalahan beruntun dari Oleksandr Usyk pada 2024 yang sempat membuatnya mengumumkan pensiun untuk kelima kalinya, Fury kembali bangkit 16 bulan kemudian.

Laga pemanasan melawan Arslanbek Makhmudov dan Mariusz Wach sukses dilaluinya dengan kemenangan, sebagai persiapan menuju duel puncak melawan Joshua (30-4, 27 KO). Fury bahkan menilai keaktifannya naik ring sepanjang tahun ini menjadi modal berharga yang tidak dimiliki oleh rival lamanya tersebut.

"Saya memiliki landasan yang sempurna untuk pertarungan ini. Menjaga keaktifan adalah kuncinya. Tidak peduli siapa lawan Anda, ini tentang bertanding secara teratur. Ini akan menjadi pertarungan ketiga saya tahun ini, sesuatu yang belum pernah saya lakukan lagi sejak 2018," kata Fury.

Baca Juga: Menang KO di Ronde 9, Filip Hrgovic Sebut Gaya Bertarung Moses Itauma Seperti Petinju Amatir

Petinju berusia 38 tahun itu bahkan secara terbuka meremehkan daya ledak pukulan Joshua jika dibandingkan dengan lawan-lawan tangguh yang pernah dihadapinya di masa lalu.

"Saya pernah bertarung melawan pemukul terkuat dalam sejarah tinju—Deontay Wilder sebanyak tiga kali, lalu Wladimir Klitschko. Joshua bukanlah tipe pemukul seperti itu. Dia adalah pemukul berbasis volume (volume puncher). Jadi dia tidak memiliki apa pun yang saya takuti," celoteh Fury

"Kenapa saya harus khawatir tentang dia? Saya sudah bertarung melawan pria-pria yang jauh lebih hebat darinya, dan saya akan menghancurkannya. Saya siap bertarung habis-habisan, dan saya pikir dia tidak siap untuk itu."

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.