Frank Warren Optimistis Duel Tyson Fury vs Anthony Joshua Tetap Digelar, AS Pilihan Utama Lokasi
AKURAT.CO, Promotor tinju veteran asal Inggris, Frank Warren, meyakini pertarungan kelas berat yang paling dinantikan antara Tyson Fury dan Anthony Joshua (AJ) akan tetap terlaksana.
Meskipun sempat memicu polemik mengenai lokasi pertandingan, Frank Warren memprediksi duel dua raksasa asal Britania Raya itu kemungkinan besar bakal digeser ke Amerika Serikat.
Sebelumnya, pertarungan dua mantan juara dunia tersebut sempat direncanakan berlangsung di London, Inggris, pada November mendatang.
Namun, keinginan dari pihak penyelenggara Arab Saudi, Sela, pimpinan Turki Alalshikh untuk memindahkan arena ke Amerika Serikat membuat proses negosiasi berjalan alot.
Promotor Joshua, Eddie Hearn, secara terbuka tetap mendesak agar bentrokan digelar di Stadion Wembley, London.
Hal ini sempat memicu klaim dari Tyson Fury bahwa duel berada dalam bahaya akibat tuntutan tambahan bayaran dari kubu rivalnya.
Kendati demikian, Warren yang menaungi Tyson Fury berusaha meredakan kekhawatiran publik dan menegaskan bahwa proses negosiasi masih berada di jalur yang benar.
"Saya secara pribadi yakin pertarungan ini akan tetap terjadi. Turki Alalshikh akan mengumumkannya dalam waktu dekat," kata Frank Warren dikutip Sky Sports News, Selasa (25/8/2026).
"Saya tahu ada beberapa masalah kontrak antara Matchroom dan AJ. Namun, saya percaya mereka akan menyelesaikan semua itu. Sementara itu, Tyson telah terbang ke Miami, Amerika Serikat, dan sedang bersiap menghadapi pertarungan ini."
Warren tak menampik bahwa baik Fury maupun Joshua sebenarnya lebih menyukai Stadion Wembley sebagai panggung pertarungan.
Namun, besarnya nilai investasi dan hak siar global membuat keputusan lokasi kini berada di luar kendali penuh kedua petinju.
Ia menilai kepindahan laga akbar ke luar negeri merupakan hal yang biasa dalam sejarah panjang olahraga tinju profesional, seperti beberapa laga yang pernah dilewati Muhammad Ali saat bertarung du Kongo, Filipina, ataupun Malaysia.
"Sama seperti atlet profesional lainnya, contohnya David Beckham yang bermain di luar negeri pada akhir kariernya karena alasan finansial. Mereka adalah petinju profesional," tegas Warren.
"Apakah saya ingin melihatnya di Wembley? Apakah semua fans ingin melihatnya di Wembley? Tentu saja. Namun mereka berada di tangan pemegang hak siar lain yang menginginkan pertarungan tersebut digelar di Amerika Serikat."
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kalender Jawa 10 Oktober 2026: Watak Weton Sabtu Kliwon dan Hari Baiknya
- 2Tak Perlu Pansus atau Hak Angket untuk Kasus Ijazah Gibran? Ini Kata Komisi II DPR
- 3Gratis! Pekan Antariksa Dunia 2026 di Indonesia, Cek Lokasi dan Cara Daftarnya
- 4Timnas Indonesia U-17 Putri Selangkah Lagi ke Piala Asia 2027, Anya Gabriella Ingatkan Laga Krusial
- 5India Diguncang Gelombang Penangkapan, Ribuan Orang Ditahan Jelang Demo Tuntut Ketua KPU Mundur
- 6Jadwal BRI Liga 1 Pekan Ini Lengkap dengan Live Streaming, Ada Persib vs Dewa United
- 7Kesepakatan Diesel Trump-Putin Dicibir Zelensky: Kami Dijadikan Kedok
- 8Tiba di Jakarta, Ryan Giggs Terkesan 'Kehebohan' Penggemar Sejak di Bandara
- 9Eratnya Persahabatan Indonesia-Mesir, Prabowo Antarkan Langsung Keberangkatan Presiden El-Sisi
- 10Pertemuan Prabowo dan El-Sisi Hasilkan Empat Kesepakatan Kerja Sama, Mulai Statistik hingga Kelautan



