Laga Akbar 2 Mantan Pengguna Doping, Ryan Garcia Tantang Conor Benn di Las Vegas

AKURAT.CO, Panggung tinju dunia kelas welter bersiap menyambut salah satu mega duel paling panas tahun ini.
Tak lain petinju eksentrik asal Amerika Serikat, Ryan Garcia, dijadwalkan untuk mempertaruhkan sabuk juara dunia kelas welter WBC miliknya melawan petinju asal Inggris, Conor Benn.
Bentrokan penuh tensi tinggi Ryan Garcia vs Conor Benn ini bakal bergulir di T-Mobile Arena, Las Vegas, Amerika Serikat, pada 12 September 2026 mendatang.
Bagi Conor Benn, ini merupakan kesempatan emas pertama sepanjang karier profesionalnya untuk mencicipi atmosfer perebutan takhta juara dunia.
Pertarungan ini bukan sekadar perebutan sabuk biasa, melainkan salah satu proyek raksasa perdana dari Zuffa Boxing, perusahaan promosi baru yang disokong penuh oleh bos UFC, Dana White, dengan dukungan kucuran dana investasi fantastis dari Arab Saudi.
Benn sendiri resmi memutus kemitraan dengan Matchroom Boxing pada Februari lalu demi bergabung dengan Zuffa.
Setelah performa impresifnya, promotor anyar tersebut langsung mengikat Benn dengan kontrak jangka panjang.
"Selama ini mereka terus saling sindir di media sosial dan pertarungan ini akan menjadi luar biasa," kata Bos UFC, Dana White, seperti dikutip BBC Sport.
Ryan Garcia dipastikan bakal mendapat keuntungan psikologis yang masif dalam laga pertahanan gelar pertamanya ini.
Duel sengit ini sengaja digelar bertepatan dengan momen akhir pekan menjelang peringatan Hari Kemerdekaan Meksiko, yang menjamin T-Mobile Arena akan dipadati oleh basis pendukung militan Garcia yang berdarah Meksiko.
Menariknya, kedua petarung datang dengan latar belakang kelam yang serupa. Baik Garcia maupun Benn sama-sama pernah dijatuhi hukuman larangan bertanding selama satu tahun akibat gagal dalam tes doping.
Kepastian duel ini sekaligus menyudahi teka-teki panjang yang sempat membingungkan publik.
Rumor pertarungan sejatinya sudah ditiupkan oleh Garcia sejak Mei lalu saat menghadiri acara The Tonight Show bersama Jimmy Fallon.
Namun, promotor Garcia, Oscar De La Hoya, sempat membantah keras adanya negosiasi sebulan kemudian.
Sinyal duel ini tak lagi bisa dibantah setelah Garcia dan Benn secara mengejutkan tampil bersama di atas panggung dalam seremoni timbang badan ajang UFC 329 pekan lalu.
Benn sendiri terakhir kali mencicipi batas kelas welter pada Februari 2024 saat menang angka atas Peter Dobson.
Setelah itu, ia sempat melompat dua divisi untuk melakoni duel ketat kontra Chris Eubank Jr di kelas menengah sebelum akhirnya menumbangkan Regis Prograis pada April lalu dalam laga catchweight.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Denmark Terbuka: Kena Kartu Merah di Semifinal, Fajar/Fikri Minta Peraturan Baru Time Clock Ditinjau Ulang
- 2Dorongan Hak Angket Ijazah Gibran Menguat, Jokowi Mulai Panik?
- 3Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 4Tumbang Lawan Lazio, Juventus Mulai Pertimbangkan Depak Luciano Spalletti dan Bidik Antonio Conte
- 5Korlantas Polri Gelar Bakti Sosial Jumat Sedekah di TPS Rawajati Jakarta Selatan, ke Depannya Akan Dilaksanakan Rutin
- 6BCA dan BI Gelar Kompetisi QRIS di Royal Plaza Surabaya, Libatkan 475 Tenant
- 7Kalender Jawa 17 Oktober 2026: Weton Sabtu Pahing Memiliki Semangat Hidup yang Tinggi
- 8Adira Finance Perkuat Ekspansi Daerah Usai Merger Mandala, Bidik Pasar Indonesia Timur
- 9MAKI Desak KPK Cegah Nusron Wahid ke Luar Negeri
- 10Presiden Prabowo Terima Kunjungan Sekjen PBB António Guterres di Hambalang






