Moses Itauma dan Daniel Dubois 'Diplot" Sapu Bersih Sabuk Kelas Berat Sebelum Saling Bentrok

AKURAT.CO, Wonderkid tinju kelas berat asal Inggris, Moses Itauma, membongkar rencana jangka panjang promotornya, Frank Warren dari Queensberry Promotions.
Petinju kidal berusia 21 tahun itu meyakini ada skenario besar untuk membuat dirinya dan Daniel Dubois menguasai seluruh sabuk juara dunia sebelum akhirnya dipertemukan dalam duel unifikasi akbar sesama petarung Britania.
Daniel Dubois saat ini sudah memegang takhta juara dunia WBO dan sedang bersiap melakoni rematch berdarah melawan Fabio Wardley akhir tahun ini.
Sementara Moses Itauma diproyeksikan segera menyusul ke jajaran elite pemegang sabuk juara.
Moses Itauma meyakini bahwa duel melawan Daniel Dubois (28 tahun) adalah sesuatu yang tidak bisa dihindari di masa depan.
Namun, ia menegaskan pertarungan sesama petinju Queensberry Promotions itu baru akan terjadi ketika keduanya sudah sama-sama berstatus sebagai juara dunia.
"Saya pikir duel saya dan Dubois pasti akan terjadi di suatu titik, entah tahun ini, tahun depan, atau dua tahun lagi," kata Itauma dalam wawancaranya bersama IFL TV.
"Hal itu karena kami berdua sama-sama petinju Inggris. Dia tidak terlihat melambat, dan saya merasa semakin cepat. Duel ini pasti terjadi, tetapi syaratnya adalah setelah saya punya sabuk dan dia punya sabuk, atau kami masing-masing memegang dua sabuk."
Itauma, yang saat ini nangkring di peringkat enam kelas berat versi majalah The Ring, menilai bahwa sang promotor sengaja memisahkan jalur mereka berdua demi kepentingan bisnis dan prestasi yang lebih masif.
Itauma dan Dubois ditugaskan untuk mengumpulkan seluruh sabuk juara dunia yang tersisa secara terpisah.
Dengan misi akhir, mempertemukan kedua petinju nya dalam duel unifikasi mutlak (undisputed) sesama petinju Inggris di bawah naungan promotor yang sama.
"Saya tidak tahu apakah Frank (Warren) akan senang saya membocorkan ini, tetapi saya pikir dia mencoba membuat saya dan Dubois mengumpulkan semua sabuk, lalu menyatukannya (unify) dalam duel satu sama lain. Itulah rencananya dan saya dengan senang hati menjalaninya," ungkap Itauma.
Seiring keputusan Oleksandr Usyk menanggalkan gelar dunianya baru-baru ini, badan tinju IBF sejatinya sempat memerintahkan penantang nomor satu mereka, Frank Sanchez, untuk menghadapi Itauma (peringkat tiga IBF) demi sabuk yang lowong tersebut.
Namun, karena Itauma sudah terlanjur menandatangani kontrak duel melawan petinju tangguh Kroasia, Filip Hrgovic, di O2 Arena London pada 29 Agustus 2026 mendatang, laga perebutan gelar IBF tersebut terpaksa ditunda terlebih dahulu.
Duel kontra Hrgovic dipastikan tetap berjalan sebagai laga non-gelar yang menjadi ujian terberat dalam karier Itauma sejauh ini.
"Pertarungan melawan Frank Sanchez ada di atas meja, duel kontra (juara WBA) Murat Gassiev juga ada, begitu pula dengan Dubois. Ini hanya masalah waktu. Saya harus menghadapi Hrgovic dulu, dan Frank Sanchez juga pasti punya lawan lain. Pada waktunya, kami semua akan saling bertarung," katanya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kalender Jawa 10 Oktober 2026: Watak Weton Sabtu Kliwon dan Hari Baiknya
- 2Tak Perlu Pansus atau Hak Angket untuk Kasus Ijazah Gibran? Ini Kata Komisi II DPR
- 3Gratis! Pekan Antariksa Dunia 2026 di Indonesia, Cek Lokasi dan Cara Daftarnya
- 4Timnas Indonesia U-17 Putri Selangkah Lagi ke Piala Asia 2027, Anya Gabriella Ingatkan Laga Krusial
- 5India Diguncang Gelombang Penangkapan, Ribuan Orang Ditahan Jelang Demo Tuntut Ketua KPU Mundur
- 6Jadwal BRI Liga 1 Pekan Ini Lengkap dengan Live Streaming, Ada Persib vs Dewa United
- 7Kesepakatan Diesel Trump-Putin Dicibir Zelensky: Kami Dijadikan Kedok
- 8Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 9Eratnya Persahabatan Indonesia-Mesir, Prabowo Antarkan Langsung Keberangkatan Presiden El-Sisi
- 10Pertemuan Prabowo dan El-Sisi Hasilkan Empat Kesepakatan Kerja Sama, Mulai Statistik hingga Kelautan





