ASEAN Para Games: Regenerasi Berjalan Mulus! Trio Debutan Para Angkat Berat Indonesia Sabet Emas

AKURAT.CO, Keputusan Tim Para Angkat Berat Indonesia mempromosikan atlet muda dalam program regenerasi berbuah manis. Tiga lifter debutan sukses merebut medali emas ASEAN Para Games (APG) 2025 bagi kontingen Merah Putih.
Ketiga lifter yang mencatatkan prestasi gemilang di Convention Hall Center Point Hotel, Nakhon Ratchashima, Bangkok adalah Eliana, Hilman, dan M Mabruk Arib Dzaky.
Dominasi Eliana dan Strategi Cerdik Hilman
Keran medali dibuka Eliana yang turun di kelas 41 kilogram putri, Rabu (21/1). Eliana memastikan emas setelah mencatatkan angkatan terbaik 78 kilogram, mengungguli wakil Filipina, Marydol Pamatian (77 kilogram), dan lifter Laos, Latsami Sipaseuth (70 kilogram).
Baca Juga: ASEAN Para Games: Incar Juara Umum, Tim Para Angkat Berat Indonesia Waspadai Taktik Tuan Rumah
Kesuksesan ini diteruskan Hilman di kelas 54 kilogram putra sehari setelahnya, Kamis (22/1). Ia tampil percaya diri dengan angkatan 167 kilogram pada kesempatan pertama yang cukup mengantarkannya ke podium tertinggi.
Hilman berhasil meredam perlawanan sengit lifter Vietnam, Nguyen Binh An, yang hanya terpaut tipis dengan angkatan 165 kilogram.
"Alhamdulillah pertandingan lancar. Awalnya ada perasaan deg-degan, tapi bismillah yakin saja. Medali emas ini saya persembahkan untuk Indonesia," ujar Hilman.
Dzaky Tegaskan Keperkasaan Indonesia di Kelas 59 Kilogram
Melengkapi kegemilangan para pendatang baru, M. Mabruk Arib Dzaky tampil perkasa di kelas 59 kilogram putra. Sang pembawa bendera Merah Putih pada opening ceremony ini tampil dominan sejak awal.
Dzaky memulai dengan beban 157 kilogram, naik ke 161 kilogram, dan menutupnya dengan angkatan sempurna 163 kilogram. Ia unggul jauh dari pesaing terdekatnya, Jules Empizo asal Filipina, yang mentok di angka 147 kilogram.
Baca Juga: ASEAN Para Games: Pastikan Asas Fair Play, Proses Klasifikasi Atlet Indonesia Berjalan Mulus
"Pesan orang tua selalu saya ingat. Jangan minder, kamu pasti bisa dan akan jadi orang besar. Emas ini untuk seluruh masyarakat Indonesia," ucap Dzaky.
Pelatih Para Angkat Berat Indonesia, Coni Ruswanta, mengapresiasi mentalitas anak asuhnya. Meski berstatus debutan dan harus berhadapan dengan atlet level Paralympic, mereka mampu tampil lepas.
"Walaupun anak-anak baru, mentalitasnya bagus. Seperti Eliana, musuhnya kategori Paralympic tapi kita main mengalir saja. Mereka membuktikan layak jadi andalan," kata Coni.
Selain tiga emas dari para debutan, Indonesia mengamankan dua medali perak melalui atlet senior, Ni Nengah Widiasih (45 kilogram putri) dengan angkatan 90 kilogram (kalah dari wakil Vietnam, Ling Phuang Dang, 97 kilogram). Abdul Hadi (49 kilogram putra) dengan angkatan 177 kilogram kalah tipis satu kilogram dari atlet Vietnam, Le Van Cong.
Keberhasilan ini menjadi sinyal positif proses regenerasi di tubuh NPC Indonesia berjalan di jalur yang tepat menuju prestasi dunia yang lebih tinggi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Denmark Terbuka: Kena Kartu Merah di Semifinal, Fajar/Fikri Minta Peraturan Baru Time Clock Ditinjau Ulang
- 2Dorongan Hak Angket Ijazah Gibran Menguat, Jokowi Mulai Panik?
- 3Tumbang Lawan Lazio, Juventus Mulai Pertimbangkan Depak Luciano Spalletti dan Bidik Antonio Conte
- 4Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 5Korlantas Polri Gelar Bakti Sosial Jumat Sedekah di TPS Rawajati Jakarta Selatan, ke Depannya Akan Dilaksanakan Rutin
- 6Kalender Jawa 17 Oktober 2026: Weton Sabtu Pahing Memiliki Semangat Hidup yang Tinggi
- 7BCA dan BI Gelar Kompetisi QRIS di Royal Plaza Surabaya, Libatkan 475 Tenant
- 8Adira Finance Perkuat Ekspansi Daerah Usai Merger Mandala, Bidik Pasar Indonesia Timur
- 9MAKI Desak KPK Cegah Nusron Wahid ke Luar Negeri
- 10Presiden Prabowo Terima Kunjungan Sekjen PBB António Guterres di Hambalang







