SEA Games: Emilia Nova Sumbang Emas Terakhir, Kontingen Atletik Indonesia Total Raih 9 Emas

Laporan langsung Akurat.co dari SEA Games Thailand didukung oleh Jamkrindo dan Telkomsel.
AKURAT.CO, Emilia Nova menjadi satu-satunya peraih medali emas dari hari terakhir lintasan atletik SEA Games Thailand 2025, Selasa (16/12).
Bertanding di Stadion Nasional Suphachalasai, Bangkok, Thailand, Emil-sapaan Emilia Nova- menjuarai heptathlon putri dengan mencatatkan waktu dua menit 28,78 detik.
Ia unggul atas Hoang Thanh Giang dari Vietnam yang meraih perak dengan catatan waktu dua menit 19,54 detik, dan wakil Filipina, Dequinan Sarah, dengan catatan waktu dua menit 39,33 detik.
Baca Juga: SEA Games: Dina Aulia Sumbang Emas Perdana, Atletik Indonesia Kuasai Podium 100 Meter Gawang
Adapun Maria Natalia Londa yang bertarung di nomor lompat jauh putri hanya bisa meraih perunggu dengan lompatan sejauh 6,27 meter.
Atlet senior ini harus mengakui keunggulan duo Vietnam, Tran Thi Loan, dengan catatan 6,53 meter sebagai peraih emas, dan Ha Thi Thuy Hang, yang meraih 6,29 meter.
Sedangkan Rikki Marthin Luther Simbolon hanya bisa meraih perunggu setelah memimpin pacuan nyaris di sepanjang balapan lari 10.000 meter putra. Rikki mencatatkan waktu 29 menit 56,64 detik.
Baca Juga: SEA Games: Atletik Raih 1 Emas Lewat Lempar Lembing, Estafet Putra Gagal Pertahankan Gelar
Rikki Marthin disalip oleh atlet tuan rumah yang menempelnya sejak awal, Tuntivate Kieran, di dua lap terakhir.
Kieran sendiri mencatatkan waktu 29 menit 41,91 detik untuk meraih emas. Diikuti pelari asal Filipina, Guermali Yacine, di posisi ketiga dengan raihan 29 menit 43,94 detik.
Tambahan medali di hari terakhir membuat pasukan Indonesia mengoleksi total 19 emas. Rinciannya adalah sembilan emas, lima perak, dan lima perunggu.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Ekspor Minyak Timur Tengah Pulih 80 Persen, Strategi Iran di Selat Hormuz Mulai Kehilangan Taji?
- 2Prediksi Skor Thailand vs Vietnam 29 September 2026: Vietnam Berpeluang Menang Lagi?
- 3Prediksi Skor Argentina vs Bolivia 1 Oktober 2026: La Albiceleste Dijagokan
- 4Sinyal Aliansi Militer Baru? Telepon Khusus Erdogan ke Prabowo Bongkar Ambisi Besar Jakarta-Ankara
- 5Klasemen FIFA ASEAN Cup 2026 Terbaru: Indonesia vs Bangladesh, Cek Jadwal dan Posisi Grup A!
- 6Tanpa Sponsor 'Palsu' Rp19,69 Triliun, Manchester City Mungkin Tanpa Aguero dan Silva
- 7Prediksi Spanyol vs Kroasia di UEFA Nations League: Susunan Pemain, H2H, dan Skor
- 8Kalender Jawa 29 September 2026: Selasa Wage Cocok untuk Apa? Ini Watak dan Neptunya
- 9KPK Hadirkan Delapan Saksi dari Kesthuri, Himpuh, Amphuri hingga Maktour untuk Pembuktian Korupsi Kuota Haji
- 10Terima Jemaat GKPI Rajeg, Wapres Gibran Tekankan Kerukunan dan Kebebasan Beribadah







