Setelah Pensiun sebagai Legenda, Ini Gelar yang Disesali Rafael Nadal karena Belum Memenanginya

AKURAT.CO, Rafael Nadal resmi gantung raket pada November lalu dalam penampilan profesional terakhirnya di final Piala Davis 2024.
Petenis asal Spanyol itu pensiun dengan 22 gelar Grand Slam di mana 14 di antaranya datang dari lapangan tanah liat Prancis Terbuka.
Memenangi hampir semua gelar bergengsi ATP Tour, petenis yang mempunyai julukan Raja Lapangan Tanah Liat (King of Clay) itu mengaku masih ada satu gelar yang sangat ingin dia raih.
Baca Juga: Rencana Rafael Nadal Usai Gantung Raket, Masih Tidak Lepas dari Dunia Olahraga
"Tentu saja saya ingin memenangi ATP Finals satu kali. Itu mungkin satu-satunya ajang penting yang tidak pernah saya menangi," kata Rafael Nadal sebagaimana dikutip dari Eurosport.
"Tapi itu saja. Saya sedikit tidak beruntung karena di akhir musim saya tidak berada dalam kondisi fisik terbaik, banyak waktu dihabiskan dengan cedera. Saya menghadapi rival-rival yang sangat tangguh."
"Tapi tidak ada yang perlu dikeluhkan. Jika Anda bertanya apa yang ingin saya menangkan, tentu saja saya ingin memiliki salah satunya. Saya memiliki peluang, (tapi) saya tidak mampu memanfaatkannya."
Baca Juga: Rafael Nadal Akhiri Karier dengan Tersingkirnya Spanyol di Piala Davis, Gracias Rafa!
Petenis berusia 38 tahun itu mengucapkan selamat tinggal pada dunia tenis profesional dalam Final Piala Davis 2024 sembari menceritakan tahap akhir kariernya di tengah cedera dan operasi.
Walau tanpa gelar ATP Finals sepanjang karier profesionalnya, Nadal merasa sangat puas dengan keputusannya untuk gantung raket saat ia menatap kehidupannya pascapensiun.
"Satu setengah tahun terakhir ini sangat sulit karena saya tidak bisa berlatih dan berkompetisi secara teratur dan sesuai standar yang biasa saya lakukan. Jadi saya berusaha sebaik mungkin hingga hari terakhir," kata Nadal.
"Saya baru saja menjalani operasi pinggul agar bisa tetap beraktifitas, tetapi hasilnya tidak sebaik yang saya harapkan."
Pemegang rekor 14 gelar juara Roland Garros itu menutup karier gemilangnya di Final Piala Davisdi kandang sendiri di Malaga, Spanyol, November 2024.
Di laga itu, Nadal harus kalah dalam set langsung dari wakil Belanda, Botic Van Der Zandschulp, dalam pertandingan kompetitif terakhirnya membela Spanyol.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Denmark Terbuka: Kena Kartu Merah di Semifinal, Fajar/Fikri Minta Peraturan Baru Time Clock Ditinjau Ulang
- 2Dorongan Hak Angket Ijazah Gibran Menguat, Jokowi Mulai Panik?
- 3Tumbang Lawan Lazio, Juventus Mulai Pertimbangkan Depak Luciano Spalletti dan Bidik Antonio Conte
- 4Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 5Korlantas Polri Gelar Bakti Sosial Jumat Sedekah di TPS Rawajati Jakarta Selatan, ke Depannya Akan Dilaksanakan Rutin
- 6BCA dan BI Gelar Kompetisi QRIS di Royal Plaza Surabaya, Libatkan 475 Tenant
- 7Kalender Jawa 17 Oktober 2026: Weton Sabtu Pahing Memiliki Semangat Hidup yang Tinggi
- 8Adira Finance Perkuat Ekspansi Daerah Usai Merger Mandala, Bidik Pasar Indonesia Timur
- 9MAKI Desak KPK Cegah Nusron Wahid ke Luar Negeri
- 10Presiden Prabowo Terima Kunjungan Sekjen PBB António Guterres di Hambalang








