AS Terbuka: Terima Ratusan Pelecehan Online, Caroline Garcia Soroti Faktor Sponsor Judi

AKURAT.CO, Pelecehan daring (online) ternyata masih menjadi persoalan di tenis elite. Kali ini suara soal fenomena ini datang dari turnamen grand slam AS Terbuka 2024.
Adalah petenis putri asal Prancis, Caroline Garcia, yang mengajukan protes atas pelecehan online yang diterimanya.
Melalui unggahan di akun X dan Instagram, Caroline Garcia memuat beberapa tangkapan layar pesan yang melecehkan dari ratusan yang diterimanya.
Baca Juga: Lindungi Petenis, Prancis Terbuka Sediakan AI Penyaring Pelecehan di Media Sosial
Serangan-serangan tersebut menyusul kekalahan petenis ranking 30 dunia tersebut atas petenis asal Meksiko, Renata Zarazua, di putaran pertama AS Terbuka 2024.
Salah satu pesan yang diunggah Garcia berisi ancaman terhadap keluarganya. Juga ada yang menyebutnya “badut sirkus”.
“Mungkin Anda berpikir itu tidak menyakiti kami. Tetapi itu (menyakiti). Kami juga manusia,” kata Garcia sebagaimana dipetik dari BBC.
“Dan terkadang, ketika kami menerima pesan-pesan ini kami secara emosi sudah hancur karena kekalahan yang berat. Dan itu bisa merusak.”
Lebih jauh, Garcia menyoroti turnamen yang disponsori oleh perusahaan judi sebagai salah satu faktor yang memicu pelecehan online kepada petenis.
“Saya tahu mereka yang menulis pesan-pesan buruk ini tidak akan berubah karena ini (judi),” kata Garcia.
Baca Juga: Piala Amerika: Pemain AS Alami Pelecehan Rasial Online Usai Dikalahkan Panama
“Wahana media sosial tidak mencegahnya, meski AI (kecerdasan buatan) sudah dalam posisi yang sangat maju.”
Pernyataan Garcia ini mendapatkan dukungan dari koleganya sesama petenis. Di antaranya petenis asal Inggris, Katrine Boulter, dan pemilik ranking satu dunia, Iga Swiatek.
“Terimakasih atas pernyataan ini,” tulis Swiatek.
Sebelum Garcia, petenis asal Rusia, Daria Kasatkina, juga sudah pernah menyuarakan hal ini. Tahun lalu, Kasatkina menyebut pelecehan online sudah melewati batas.
Sebagaimana Garcia, Daria Kasatkina juga menyebut bahwa mereka yang melakukannya adalah orang-orang yang kalah judi.
Sementara itu, AS Terbuka 2024 sudah memasuki hari keempat sejak babak utama digelar awal pekan ini. Turnamen grand slam akhir musim ini akan digelar sampai 8 September mendatang.
Novak Djokovic dan Coco Gauff merupakan juara bertahan di AS Terbuka. Kedua petenis sejauh ini sudah mengamankan posisi di putaran ketiga.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 4Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 5Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 6Rusia Perluas Pangkalan Militer di Libya, NATO Terancam dari Dua Arah
- 7Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Usut Korupsi BNPB, KPK Endus Keterlibatan Perusahaan Keluarga dan Orang Kepercayaan Suharyanto
- 10BGN Resmikan 980 Dapur MBG untuk Wilayah 3T








