Akurat

Aerobik Didominasi Wajah-wajah Lama, Ritmik Hadirkan Juara Baru

Leo Farhan | 11 Juli 2024, 14:37 WIB
Aerobik Didominasi Wajah-wajah Lama, Ritmik Hadirkan Juara Baru
 
AKURAT.CO Ajang 3rd Gymnastics Indonesia Open 2024 menyajikan kejutan-kejutan seru. Disiplin aerobik ditutup dengan penampilan sempurna juara bertahan, sementara disiplin ritmik melahirkan juara baru.
 
Wajah-wajah yang tahun lalu juara, kini kembali naik podium tertinggi. Nanda Anugrah salah satu juara bertahan yang berhasil memertahankan gelar. Atlet binaan HAGC Lampung ini, tampil terbaik di kategori age group putra.
 
Sebagai informasi, terdapat tiga kategori yang dipertandingkan untuk disiplin aerobik, yaitu national development (9-11 tahun), age group (12-14 tahun), dan junior (15-17 tahun).
 
"Saya senang banget bisa mendapatkan medali emas lagi di Indonesia Open. Gak nyangka bisa memertahankan prestasi ini karena event Indonesia Open bergengsi banget untuk para gymnast," kata Nanda di GOR Bulungan, Rabu (10/7/2024).
 
 
Tak jauh berbeda, Edeline Daxilia Pramono yang menjuarai kategori junior putri mengaku sudah menyiapkan waktu satu tahun untuk bisa mendapatkan medali emas di Indonesia Open. Tahun lalu, Edeline juga meraih medali emas, tetapi dirinya masih turun di kategori age group.
 
"Saya benar-benar bertekad juara di Indonesia Open, jadinya langsung persiapan setelah juara tahun lalu di kategori age group. Jujur gak nyangka menang karena gap tingkat kesulitan kedua kategori ini beda banget dan peserta lain juga bagus-bagus," kata Edeline.
 
Dara, 15 tahun, juga senang karena baginya Indonesia Open adalah satu-satunya wadah menguji kemampuannya selama menjalani latihan.
 
"Untuk aerobik kompetisinya hampir gak ada, sehingga medali emas yang saya dapatkan di Indonesia Open tuh berarti banget karena semua kerja keras aku selama latihan terbayarkan," kata Edeline.
 
Sementara itu dari disiplin ritmik, Vanessa Zaneta Herly, lahir sebagai juara baru untuk kategori junior dalam pertandingan yang berlangsung di British School Jakarta.
 
Sosok yang membela klub Solo RG tersebut meraih tiga medali emas untuk nomor all around, bola, dan gada, pada debut pertamanya.
 
"Saya beberapa bulan ini berlatih setiap hari. Saya juga sering mengikuti kejuaraan yang jaraknya berdekatan. Jadi itu semua sekalian persiapan untuk Indonesia Open," ujar Vanessa.
 
Walau menyabet tiga medali emas, Vanessa enggan berpuas diri. Gadis 14 tahun tersebut mengaku masih ada beberapa kekurangan yang perlu diperbaiki lagi.
 
"Harapan saya bisa tampil maksimal lagi dalam melakukan koreo-koreo yang telah dibuatkan dan semoga saya bisa lebih berkembang lagi ke depannya," tuturnya.
 
 
3rd Gymnastic Indonesia Open sendiri merampungkan pertandingan disiplin artistik, ritmik, dan aerobik.
 
Masih ada dua disiplin lagi yang akan dipertandingkan, yaitu trampoline di Bounce Street pada 11-12 Juli, dan ditutup dengan pertandingan disiplin parkour di Halaman Kementerian Pemuda dan Olahraga pada 13-14 Juli.
 
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

L
Reporter
Leo Farhan
R