Presiden Federasi Atletik Internasional tak Jamin Olimpiade Paris Bersih dari Doping

AKURAT.CO, Presiden Federasi Atletik Internasional atau World Athletic, Sebastian Coe, tidak bisa menjamin bahwa Olimpiade Paris 2024 bakal bersih dari pelanggaran penggunaan doping.
Hanya saja, Sebastian Coe berharap Olimpiade Paris lebih bersih dari doping ketimbang perhelatan sebelumnya. Bagaimanapun, kata Coe, akan selalu ada pihak yang mengambil risiko melakukan kecurangan.
“Jawabannya, sayangnya, (Olimpiade Paris) tidak (bersih),” kata Sebastian Coe sebagaimana dipetik dari The Guardian.
Baca Juga: Tutupi Kasus Doping, Mantan Presiden Federasi Atletik Dunia Diancam 10 Tahun Penjara
“Tabiat manusia memberitahu saya bahwa selalu ada beberapa orang yang mengambil keputusan berisiko dan melangkah keluar dari batas-batas moral.”
Pun demikian, eks pelari juara olimpiade asal Inggris itu semakin yakin dengan teknologi pemeriksaan doping yang ada saat ini. Coe memastikan bahwa pengguna doping tidak akan bisa melenggang begitu saja.
“Tak ada atlet yang bisa berpikir mereka bisa bebas dengan (doping) di satu acara pun dan tidur dengan nyenyak,” kata Coe.
Doping menjadi persoalan dalam 15 tahun terakhir ditandai dengan skandal besar sejumlah atlet Rusia di Olimpiade London 2012. Setidaknya 15 medali atlet Rusia di Olimpiade London dicabut karena doping.
Baca Juga: IAAF Sebut Atlet Skorsing Doping Bisa Tampil di Olimpiade
Atletik menjadi sarangnya karena sebelas medali Rusia yang dicabut berada di cabang tersebut. Sebelas medali itu terdiri dari lima emas, empat perak, dan dua perunggu.
Di Olimpiade Tokyo 2020, setidaknya sepuluh medali dicabut dari atlet karena doping. Perenang asal China, Zhang Yufei, adalah yang terbanyak dengan dua emas dan dua perak.
Olimpiade Paris 2024 sendiri akan digelar pada 26 Juli–11 Agustus mendatang. Indonesia sejauh ini total mengirimkan 21 atlet di sembilan cabang olahraga.
Cabang bulutangkis mengirimkan wakil terbanyak dengan sembilan atlet diikuti angkat besar dengan tiga atlet. Dua cabang ini diharapkan bisa menyumbangkan medali emas.
Indonesia juga punya peluang meraih emas di cabang yang relatif baru dipertandingkan di olimpiade, panjat tebing. Di cabang ini Merah Putih mengirimkan dua wakil, yakni Rahmad Adi Mulyono dan Desak Made Rita Kusuma Dewi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







