Olahraga

Zverev vs Berrettini: Siapa Unggul di Tanah Liat?

Matteo Berrettini akan mencari gelar pertamanya di Madrid Terbuka dengan menghadapi Alexander Zverev.


Zverev vs Berrettini: Siapa Unggul di Tanah Liat?
Alexander Zverev dan Matteo Berrettini akan mencari gelar perdana di tahun 2021 di final Madrid Terbuka 2021 di Madrid, Spanyol, Minggu (9/5).

AKURAT.CO, Sama-sama terhitung sebagai petenis generasi baru, pertemuan Alexander Zverev menghadapi Matteo Berrettini di final Madrid Terbuka 2021 memiliki banyak motivasi. Pertarungan di Park Manzanares, Madrid, Spanyol, Minggu (9/5), tersebut akan menjadi ajang mencari gelar kedua bagi Zverev dan yang pertama bagi Berrettini di 2021.

Bagi Zverev, final Madrid terbuka bukan arena yang baru. Pada 2018, ia pernah menjadi juara dengan mengalahkan lawan asal Swiss, Dominic Thiem, dengan skor akhir 6-4 dan 6-4 ketika itu.

Juga, dalam perjalanan di Madrid Terbuka tahun ini, petenis asal Jerman berusia 24 tahun tersebut menempuh perlawan melawan nama-nama besar. Di perempat final ia mengalahkan petenis ranking dua dunia, Rafael Nadal, dan di semifinal menyingkirkan lawan yang dikalahkannya di final 2018, Dominic Thiem.

“Itu adalah dua kemenangan besar bagi saya,” kata Zverev tentang kemenangannya atas Nadal dan Thiem sebagaimana dipetik dari laman ATP.

Adapun Berrettini mencapai final Madrid Terbuka sebagai final level Tour Masters 1000 pertamanya. Berrettini, yang saat ini duduk di posisi ranking sepuluh dunia, mengalahkan petenis asal Norwegia, Casper Ruud, untuk mencapai babak final dengan kemenangan 6-4 dan 6-4.

Dalam sejarah pertemuan, Zverev dan Berrettini telah melakukan tiga pertarungan. Tiga pertarungan tersebut terjadi sebelum pandemi virus corona (COVID-19) di mana Zverev tercatat unggul 2-1.

Pertemuan pertama terjadi di Italia Terbuka 2018 ketika Zverev mengalahkan Berrettini 7-5 dan 6-2 di babak 32 besar. Berrettini membalasnya di turnamen yang sama setahun kemudian dengan menyingkirkan Zverev juga di babak 32 besar dengan kedudukan 7-5 dan 7-5.

Adapun pertemuan terakhir terjadi di China Terbuka ketika pertarungan pecah di semifinal. Dalam turnamen lapangan permukaan keras tersebut, Zverev menang dengan skor 6-3 dan 6-4.

“Saya ingat dia melakukan servis dengan baik,” kata Berrettini mengingat pertarungannya dengan Zverev di Shanghai.

“Ketika kami bermain di Roma, jelas kondisinya berbeda. Saya ingat di Shanghai sepertinya atap (lapangan) tertutup, lapangan sangat mulus. Saya kira dia melakukan servis lebih baik dari saya dan saya dua kali kalah. Itu saja.”[]

Hervin Saputra

https://akurat.co