Olahraga

Zohri Ingin Ciptakan Sejarah Lari di Bawah 10 Detik

Lalu Muhammad Zohri berpeluang menjadi pelari Indonesia pertama yang berlari di bawah sepuluh detik di Olimpiade Tokyo 2020.


Zohri Ingin Ciptakan Sejarah Lari di Bawah 10 Detik
Pelari nasional Indonesia, Lalu Muhammad Zohri, ketika menjajal arena pertandingan Olimpiade Tokyo 2020 di Tokyo, Jepang, Kamis (29/7). (KOMITE OLIMPIADE INDONESIA)

AKURAT.CO, Sprinter terbaik Indonesia, Lalu Muhammad Zohri, menjadi satu-satunya wakil Indonesia di salah satu pertandingan paling bergengsi di Olimpiade Tokyo 2020, yakni lari 100 meter putra. Tak muluk-muluk, atlet asal Lombok, Nusa Tenggara Barat, berusia 21 tahun tersebut ingin mencatatkan waktu berlari di bawah sepuluh detik.

Saat ini, Zohri adalah pemegang rekor nasional dengan catatan waktu 10,03 detik yang dicapainya ketika bertanding di Kejuaraan Atletik Asia 2019 di Osaka, Jepang. Catatan itu membuatnya lolos kualifikasi ke Olimpiade Tokyo yang mensyaratkan pelari maksimal berlari dengan waktu 10,05 detik.

Berlari di bawah sepuluh detik juga akan menjadi sejarah baru bagi dunia atletik Indonesia jika Zohri mampu mencapainya. Pasalnya, hingga saat ini belum ada pelari jarak pendek Indonesia yang mampu melakukan catatan waktu yang menjadi “standar” pelari dunia tersebut.

Zohri mengaku berada dalam kondisi bugar sebelum turun di penyisihan di Stadion Nasional Jepang di Tokyo, Sabtu (31/7). Sebelum berangkat ke Tokyo, juara dunia junior 2018 tersebut sempat mengalami cedera di bagian lutut.

“Kondisi saya saat ini sehat dan bugar. Kondisi lutut juga tidak ada masalah,” kata pelari yang sempat naik meja operasi untuk perawatan lutut pada November 2020 itu sebagaimana dipetik dari rilis resmi Komite Olimpiade Indonesia.

Selain itu, Zohri juga mencatat model startblock yang digunakan di Olimpiade Tokyo yang berbeda dengan yang biasa digunakannya ketika berlatih di Indonesia. Meski demikian, Zohri mengaku tidak menganggap hal tersebut sebagai masalah.

“Saya pernah lomba dengan startingblock seperti ini baru satu kali. Ini justru membuat semangat, seperti tantangan,” kata Zohri.

Selain Zohri, Indonesia menurunkan Alvin Tehupeiory di nomor 100 meter putri. Alvin juga akan bertanding di babak penyisihan di hari yang sama dengan penyisihan putra di mana Zohri akan tampil.

Lari nomor 100 meter bisa dibilang sebagai salah satu puncak pertunjukan di olimpide. Sejauh ini, rekor dunia dan olimpiade dipegang oleh atlet asal Jamaika, Usain Bolt, dengan catatan waktu 9,58 detik.[]