News

Zelensky Akui Donbas Luluh Lantak Diserang Rusia, Tudingan Genosida Kembali Dilontarkan

"Di sana seperti neraka, ini bukan melebih-lebihkan. Donbas benar-benar hancur," kecam Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky.


Zelensky Akui Donbas Luluh Lantak Diserang Rusia, Tudingan Genosida Kembali Dilontarkan
Petugas penyelamat diterjunkan di sebuah bangunan apartemen di Bakhmut, Donets, yang hancur karena bombardir Rusia (Associated Press)

"Dengan menyesal saya harus mengatakan bahwa operasi yang digembar-gemborkan untuk mengalahkan kelompok musuh di Donetsk telah GAGAL. Dalam pertempuran sengit lebih dari 2 pekan (yang telah menelan kerugian besar kedua belah pihak), hanya keberhasilan taktis yang dicapai. Tak ada satu pun wilayah besar yang telah dibebaskan," tulisnya.

Menurut Girkin, sejumlah keberhasilan taktis mungkin dapat dicapai sebelum serangan balasan oleh pasukan Ukraina. Namun, mustahil wilayah Donbas dibebaskan semuanya.

"Bahkan UAF [militer Ukraina] kemungkinan tak dapat didorong menjauh dari pinggiran Donetsk. Saya tak bisa mengatakan hasil ini tak terduga bagi saya. Justru sebaliknya," tambahnya.

baca juga:

Sementara itu, Presiden Rusia Vladimir Putin akhirnya mengerahkan kendaraan militer 'Terminator'-nya karena Kyiv terus menggempur tank Rusia dengan rudal Inggris. Kendaraan lapis baja yang sangat dielu-elukan ini terlihat dalam rekaman baru. Alutsista ini dirancang untuk mendukung unit infanteri yang bertempur di daerah perkotaan, wilayah Donbas.

Satu peleton kendaraan militer Terminator dikerahkan untuk pertama kalinya dalam pertempuran di Donbas. Kendaraan tempur pendukung tank (BMPT) ini terlihat di dekat Severodonetsk, Luhansk.

Zelensky Akui Donbas Luluh Lantak Diserang Rusia, Tudingan Genosida Kembali Dilontarkan - Foto 2
RIA Novosti via Daily Mail

"Mereka terlibat dalam penghancuran posisi Ukraina, kendaraan lapis baja, dan awak sistem rudal antitank," ujar sumber pertahanan kantor berita negara RIA Novosti.

Kendaraan ini dilengkapi peluncur granat, sistem antitank, dan senjata kecil. Julukan Terminator diberikan oleh pabriknya, Uralvagonzavod.

Terminator telah beraksi di Suriah, kemudian dipindahkan ke perbatasan Ukraina pada bulan Februari. Tak jelas mengapa para jenderal Putin menunda pengerahannya dan baru diterjunkan sekarang. Menurut salah satu spekulasi, para komandan tak memercayainya sebagai penakluk segalanya seperti namanya.

"Syukurlah kita mulai menggunakan Terminator. Mungkin ada masalah dan kesalahan, tapi yang penting latihan," unggah wartawan perang Rusia, Alexander Sladkov.

Sebuah video menunjukkan Terminator selama uji coba dan telah dipamerkan di parade Hari Kemenangan di Red Square.[]