Lifestyle

Yuk Periksa Work-life Balance Kamu, Udah Sehat?

Work-life balance bukan tentang membagi waktu menjadi 50/50 antara bekerja dan kehidupan pribadi


Yuk Periksa Work-life Balance Kamu, Udah Sehat?
Work-life balance (FREEPIK/senivpetro)

AKURAT.CO Dahulu kala batas antara pekerjaan dan kehidupan pribadi cukup jelas. Namun, tekanan dari budaya kerja yang semakin menuntut adalah salah satu tantangan terbesar bagi kesehatan mental masyarakat. Oleh sebab itu, istilah work-life balance mulai ramai dikampanyekan. 

Work-life balance adalah keseimbangan antara pekerjaan dan hal-hal penting lainnya dalam hidup kamu, seperti hobi, keluarga, pertemanan, asmara, olahraga dan kehidupan sosial, pekerjaan rumah tangga, dan sebagainya. Jika kamu menghabiskan sebagian besar waktu untuk bekerja, kehidupan pribadimu mungkin akan terpengaruh secara negatif. Ini berarti kamu memiliki work-life balance yang buruk.

Berikut konsekuensi dari work-life balance yang buruk, menurut Mayo Clinic, dilansir AKURAT.CO pada Kamis (7/10/2021): 

Kelelahan

Yuk Periksa Work-life Balance Kamu, Udah Sehat - Foto 1
HL Lelah Lonjakan kadar hormon yang naik lalu tiba-tiba turun saat menstruasi akan menyedot energi sehingga tubuh perempuan menjadi cepat lelah Vixen Daily

Saat lelah, kemampuan kamu untuk bekerja secara produktif dan berpikir jernih mungkin terganggu. Ini tidak boleh disepelekan karena dapat merusak reputasi profesional atau menyebabkan kesalahan yang berbahaya atau merugikan.

Kesehatan yang buruk

Stres dapat memperburuk gejala yang berhubungan dengan banyak masalah kesehatan dan menempatkan pada risiko penyalahgunaan zat.

Kehilangan waktu bersama teman dan orang terkasih

Jika terlalu banyak bekerja, kamu mungkin melewatkan acara keluarga atau hal-hal penting lainnya. Ini dapat membuat kamu merasa ditinggalkan dan dapat membahayakan hubunganmu.