Lifestyle

Yuk Pahami Skizofrenia yang Diderita Pembunuh John Lennon

Skizofrenia adalah gangguan mental serius di mana orang menafsirkan realitas secara tidak normal


Yuk Pahami Skizofrenia yang Diderita Pembunuh  John Lennon
Kolase Mark David Chapman dan John Lennon (oxygen.com)

AKURAT.CO Pada 8 Desember 1980, John Lennon meninggal dunia akibat ditebak oleh seorang fans fanatik The Beatles, Mark David Chapman. Akibat perbuatannya, David menerima hukuman 20 tahun seumur hidup dan berulang kali ditolak pembebasan bersyarat.

Chapman didakwa dengan pembunuhan tingkat dua dan menjalani tes psikiatri. Meskipun seorang dokter mendiagnosisnya sebagai penderita skizofrenia, David mengaku bersalah pada bulan Juni 1981. Dia mengklaim bahwa membunuh Lennon adalah yang Tuhan inginkan. 

Skizofrenia adalah gangguan mental serius di mana orang menafsirkan realitas secara tidak normal. Skizofrenia dapat mengakibatkan kombinasi halusinasi, delusi, dan pemikiran dan perilaku yang sangat tidak teratur serta mengganggu fungsi sehari-hari. 

Meskipun skizofrenia adalah jenis gangguan kesehatan mental, penyakit ini juga berdampak pada kesehatan fisik pasien. Pertama dan terpenting, banyak ahli percaya bahwa skizofrenia dapat merusak otak jika tidak ditangani. Namun, mekanisme bagaimana hal ini terjadi dan dampak pastinya masih diperdebatkan.

Melansir Mayo Clinic, tanpa pengobatan, orang dengan skizofrenia lebih mungkin untuk memiliki masalah kesehatan utama lainnya. Faktanya, orang dengan skizofrenia hidup 28,5 tahun lebih sedikit daripada populasi umum.

Orang dengan skizofrenia juga lebih mungkin untuk hidup dengan penyakit jantung, penyakit hati, dan diabetes. Kondisi ini biasanya terjadi karena orang dengan gangguan ini tidak pencari perawatan yang dibutuhkan. 

Pada saat penyakit ini aktif, dapat ditandai dengan episode dimana orang tersebut tidak dapat membedakan antara kenyataan dan halusinasi.  Seperti halnya penyakit apa pun, tingkat keparahan, durasi, dan frekuensi gejala dapat bervariasi.

Namun, kejadian gejala psikotik yang parah sering menurun seiring bertambahnya usia. Sementara, tidak minum obat sesuai resep, penggunaan alkohol atau obat-obatan terlarang, dan situasi stres cenderung meningkatkan gejala. 

Gejala skizofrenia biasanya muncul pertama kali pada awal masa dewasa, dan harus bertahan setidaknya selama enam bulan untuk membuat diagnosis. Pria lebih sering mengalami gejala awal pada akhir usia beladan atau awal 20-an.