Lifestyle

Yuk Pahami Makna Sembuh Dalam Panyakit Kanker

Tidak ada istilah sembuh untuk kanker, meski sel kanker sudah sepenuhnya hilang dari tubuh. Dokter menyebutnya remisi alih-alih sembuh.


Yuk Pahami Makna Sembuh Dalam Panyakit Kanker
Pita kanker - yuk pahami makna sembuh dalam penyakit kanker (Freepik)

AKURAT.CO Apakah penyakit kanker dapat disembuhkan? Pertanyaan ini mungkin  sering ditanyakan mengingat kanker  masih dianggap sebagai penyakit yang sangat mematikan. Apalagi, belum ada obat atau terapi khusus yang dapat menjamin kanker dapat sembuh total dan tidak kambuh lagi.

Melansir situs cancer.org, kanker dapat disembuhkan atau tidak, hal itu bergantung pada jenis dan stadium kanker, jenis pengobatan yang didapatkan, dan faktor lainnya. Dalam hal ini, sembuh berarti sel kanker telah hilang tidak diperlukan pengobatan lagi.

Saat ini ada banyak pengobatan kanker yang baik. Tetapi beberapa kanker dapat kembali bertahun-tahun setelah perawatan. Jadi,  dokter sangat enggan menggunakan kata 'sembuh', meskipun tidak ada tanda-tanda kanker yang tersisa. Pasalnya, seorang dokter jarang dapat memastikan bahwa kanker tidak akan pernah kembali. Hanya saja, semakin lama seseorang bebas dari kanker, semakin besar kemungkinan kanker itu tidak akan datang kembali.

baca juga:

"Ketika pasien kanker tersebut sudah diterapi dan sudah dievaluasi bahwa pasien tersebut tidak mengandung sel kanker lagi di dalam tubuhnya itu disebut remisi," kata praktisi kesehatan dari RS Cipto Mangunkusumo, Ari Fahrial Syam, dikutip AKURAT.CO, Kamis (12/5/2022).

Adapun dua jenis remisi dalam kanker, yaitu :

  • Remisi lengkap : semua tanda dan gejala kanker hilang, dan sel kanker tidak dapat ditemukan dengan tes apa pun.
  • Remisi parsial : kanker menyusut tetapi tidak sepenuhnya hilang.

Kanker mungkin kembali beberapa saat setelah perawatan pertama. Oleh karena itu pasien kanker harus tetap melakukan kontrol, setidaknya tiga atau enam bulan sekali.

Menurut Cancer Research UK, alasan kanker kembali lagi adalah ada sel kanker yang tertinggal dan tumbuh menjadi tumor baru. Atau beberapa sel kanker telah menyebar di tempat lain di tubuh dan mulai tumbuh di sana untuk membentuk tumor

"Kontrol teratur dilakukan karena pasien yang remisi dari suatu kanker berisiko untuk menderita kanker kembali," pungkasnya. 

Meski kanker berpotensi kembali,Prof Dr dr Ari F Syam SpPD menyatakan, kanker tidak selalu berkaitan dengan kematian. 

“Banyak pasien yang pernah divonis kanker, ternyata masih bisa hidup bertahun-tahun. Bahkan bisa sesehat orang tanpa penyakit kanker. Di dalam dunia medis memang penyakit kanker tidak bisa dikatakan sembuh. Istilah yang digunakan adalah remisi ,” jelas Prof Ari, mengutip fk.ui.ac.id.[]