Lifestyle

Yuk, Pahami Pentingnya Suplemen Vitamin Untuk Kesehatan

Suplemen vitamin berfungsi untuk menjaga kesehatan


Yuk, Pahami Pentingnya Suplemen Vitamin Untuk Kesehatan
Ilustrasi - Suplemen vitamin (Freepik/whatwolf)

AKURAT.CO Tubuh membutuhkan vitamin dan nutrisi untuk berfungsi dengan baik. Oleh sebab itu, kamu perlu mengonsumsi beraneka jenis makanan secara rutin untuk memenuhi kebutuhan nutrisi lengkap harian.

Sayangnya, tidak semua orang bisa mengonsumsi makanan yang tepat setiap hari. Faktanya, Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018 menunjukkan bahwa 95 persen masyarakat Indonesia kurang konsumsi buah dan sayur. Nah, di sinilah multivitamin dapat berperan.

"Gizi itu kan ada makro dan mikro. Kalau makro itu karbohidrat, protein, lemak. Kalau mulitvitamin termasuk dalam zat gizi mikro. Satuannya itu biasanya miligram, mikrogram. Ini (vitamin) penting banget terutaman untuk orang-orang yang gak suka makan sayur, buah. Itu pentingnya konsumsi suplemen vitamin, sebagai pelengkap," kata dr. Nadia Alaydrus kepada AKURAT.CO dalam virtual press conference Youvit, Selasa (25/1/2022). 

baca juga:

Suplemen vitamin berfungsi untuk menjaga kesehatan (tubuh menjalankan fungsinya), dan memaksimalkan tumbuh kembang pada anak-anak. Selain itu, selama pandemi Covid-19, kamu juga perlu mengonsumsi vitamin yang cukup untuk meningkatkan imunitas tubuh. 

"Fungsinya sendiri adalah untuk meningkatkan imunitas, apalagi di era pandemi. Kita sebisa mungkin gak boleh sampai sakit. Selain konsumsi makanan dengan gizi seimbang, kita juga konsumsi suplemen vitamin, yang mengandung vitamin, mineral untuk menjaga daya tahan tubuh," ujarnya. 

Meski begitu, suplemen vitamin tidak boleh dikonsumsi secara berlebihan sebab bisa merusak fungsi hati dan ginjal. Secara umum, orang dewasa yang sehat hanya membutuhkan sekitar 90 mg vitamin C per harinya. Begitu juga dengan vitamin lainnya memiliki dosis tertentu. 

"Vitamin C sebaiknya 90 miligram. Itu yang dibutuhkan oleh tubuh kita. Tidak perlu banyak-banyak karena akhirnya itu juga akan dibuang melalui urine. Kasihan ginjal karena capek bekerja. Jadi, konsumsilah vitamin sesuai dosisnya," ujar influencer kesehatan itu. 

Nadia menjelaskan bahwa konsumsi vitamin dalam dosis besar hanya dibutuhkan dalam kondisi tertentu, misalnya defisiensi. Misalnya, seseorang kekurangan vitamin D, maka dokter akan memberikan vitamin D dalam dosis yang lebih dari biasanya. 

"Vitamin dengan dosis tinggi dibutuhkan dengan indikasi, misalnya dia defisiensi terhadap vitamin tertentu, atau lagi sakit. Namun untuk kebutuhan sehari-hari, dan menjaga imunitas, itu jangan berlebihan," pesan dr. Nadia.

Ingat, meskipun suplemen vitamin dibutuhkan, sebaiknya kamu tidak mengandalkannya untuk mengimbangi pola makan yang buruk. Tetap konsumsi makanan sehat yang seimbang untuk memastikan kesehatan yang baik dalam jangka panjang.