Lifestyle

Makna dan Tata Cara Mengubur Ari-ari Bayi

Menurut tradisi, ari-ari bayi yang sudah dipotong harus dikubur. Konon, ari-ari tersebut akan menjaga dan melindungi anak.


Makna dan Tata Cara Mengubur Ari-ari Bayi
Bayi (FREEPIK/onlyyouqj)

AKURAT.CO, Plasenta atau ari-ari berfungsi untuk mengalirkan oksigen dan nutrisi yang dibutuhkan oleh janin. Selain itu, ari-ari ini juga dibutuhkan untuk membuang kotoran janin, mengeluarkan hormon, dan melindungi janin dari ancaman infeksi. Pada saat bayi lahir, dokter akan memotong plasenta bayi.

Nah, ari-ari yang sudah dipotong ini biasanya akan dikubur, setidaknya kurang dari 24 jam setelah bayi lahir agar tidak terjadi pembusukan. Seperti diketahui, mengubur ari-ari memang sudah menjadi tradisi bagi masyarakat Indonesia. 

Menurut kepercayaan yang diwariskan turun temurun, ari-ari dianggap sebagai kembaran si kecil yang menemaninya selama ini di dalam janin. Pada saat lahir, bayi telah mampu menjaga dirinya sendiri dan ari-ari tersebut pun dipotong.

Namun, ari-ari yang sudah dipotong tidak dibuang, melainkan dikubur ditempat yang layak demi menghormati jasanya. Proses menguburnya juga tidak dilakukan secara sembarangan. Ada ritual khusus yang lebih dikenal dengan istilah 'menanam ari-ari.' Ritual ini biasanya dilakukan oleh ayah sang bayi.

Apbila dilihat dari sisi medis, mengubur ari-ari dinilai sebagai langkah paling tepat. Sebab, ari-ari yang dibuang sembarangan akan busuk dan mengundang bakteri. Selain itu, ari-ari tersebut juga berisiko menjadi santapan hewan. 

Di beberapa masyarakat, kuburan ari-ari diberikan lampu atau penerangan selama 35 hari. Konon, penerangan ini berfungsi agar jalan kehidupan yang ditempuh anak selalu diterangi. Akan tetapi, penerangan ini juga bisa menjadi simbol bahwa di rumah tersebut ada anggota keluarga baru.

Orang-orang sekitar diharapkan tidak membuat keributan karena dapat mengganggu bayi dan membuatnya rewel. Selain itu, makam ari-ari diberikan berbagai rempah-rempah, seperti beras merah, daun salam dan masih banyak lagi. Hal ini dilakukan untuk memberikan aura positif di dalam keluarga. 

Berikut AKURAT.CO uraikan tata cara mengubur ari-ari: 

  • Membersihkan ari-ari yang ingin dikubur. Cuci di bawah air mengalir agar benar-benar bersih, sambil digosokan dengan garam kasar dan asam Jawa. 
  • Setelah bersih, taburkan garam kasar di atas ari-ari. Tuangkan air perasan jeruk nipis untuk menghilangkan baunya.
  • Bungkus ari-ari yang sudah bersih dengan kain berwarna putih.
  • Pastikan pula ikatan kain tersebut kuat.
  • Lalu letakkan di dalam kendi dari tanah liat.
  • Buatlah lubang pada tanah yang agak lembap dengan kedalaman 70 hingga 100 sentimeter agar aromanya tidak tercium oleh hewan.
  • Kubur ari-ari yang telah dimasukkan dalam wadah ke dalam lubang tersebut. Untuk agama Islam, sang ayah bisa menguburnya seraya membaca salawat dan doa.[]