Lifestyle

Yuk Kenali Bahasa-bahasa di Kalimantan Tengah

Tak hanya suku saja, menurut laman resmi Kemdikbud, Kalimantan Tengah memiliki 23 bahasa daerah.


Yuk Kenali Bahasa-bahasa di Kalimantan Tengah
Suku Dayak di Kalimantan Tengah (BORNEO24.COM)

AKURAT.CO  Kalimantan Tengah merupakan salah satu provinsi di Indonesia yang terletak di Pulau Kalimantan. Provinsi ini dijuluki Bumi Tambun Bungai, yang berasal dari nama pahlawan yang sangat terkenal dalam sejarah Suku Dayak Kalimantan, yaitu Tambun dan Bungai. Sebagian besar Kalimantan Tengah dihuni oleh Suku Dayak (46,62% persen), kemudian diikuti Jawa (21,67 persen) dan Banjar (21,03 persen). Suku lain yang menghuni Kalimantan Tengah termasuk Madura, Sunda, Nusa Tenggara Timur, Batak, Bugis, Bali, Tionghoa, dan lain-lain. 

Melansir laman kalteng.kemenag.go.id, Dayak merupakan suku asli Kalimantan Tengah yang terdiri dari sub suku Ngaju, Bakumpai, Ma’anyan, Sampit, Ot Danum, Murung, Taboyan, Lawangan, Dusun serta sub suku lainnya. Secara umum Suku Dayak bermukim di daerah hulu atau pedalaman, sedangkan Jawa menempati daerah transmigrasi dan perkotaan. Adapun Suku Banjar menempati wilayah pesisir dan perkotaan.

Tak hanya suku saja, menurut laman resmi Kemdikbud, Kalimantan Tengah memiliki 23 bahasa daerah, meliputi Bayan, Dayak BaraInjey, Dayak Baream, Dayak Kapuas, Dayak Ngaju, Dayak Pulau Telo, Dayak Sei Dusun, Dusun Kalahien, Kadorih Katingan, Lawangan, Maanyan, Melayu, Bakumpai, Balai, Bali, Banjar, Mentaya, Pembuang, Sampit, Tamuan, Tawoyan, dan Uud Danum. 

Dayak Ngaju merupakan bahasa yang dituturkan oleh sebagian besar penduduk Kalimantan Tengah. Penutur bahasa Dayak Ngaju tersebut dapat dijumpai hampir di sepanjang daerah aliran sungai di Kalimantan Tengah, kecuali Kabupaten Kotawaringin Barat. Adapun Bahasa Dayak Ngaju terbagi dalam berbagai dialek seperti Katingan dan Rungan. Selain Ngaju, Bahasa Maanyan dan Uud Danum juga banyak digunakan. 

Meskipun begitu, mayoritas masyarakat Kalimantan Tengah cenderung menggunakan Bahasa Banjar dalam pergaulan sehari-hari. Hal ini disebabkan letak geografis Kalimantan Tengah dan Selatan yang berdekatan. Selain itu, banyak orang Banjar yang merantau atau pindah ke Kalimantan Tengah. 

Bahasa Banjar dituturkan oleh masyarakat di Desa Pematang Panjang, Kecamatan Seruyan Hilir Timur, di Desa Tanjungrangas,Kecamatan Seruyan Hilir, Kabupaten Seruyan, dan di Kelurahan Kuala Jelai, Kecamatan Jelai, Kabupaten Sukamara, Provinsi Kalimantan Tengah.

Bahasa Banjar yang dituturkan di Kalimantan Tengah terdiri atas dua dialek, yaitu  Pematang Panjang dan Kuala Jelai. Dialek Pematang Panjang dituturkan oleh masyarakat di Desa Pematang Panjang, Kecamatan Seruyan Hilir dan di Desa Tanjungrangas, Kecamatan Seruyan Hilir, Kabupaten Seruyan. Sementara penutur dialek Kuala Jelai berada di Kelurahan Kuala Jelai, Kecamatan Jelai, Kabupaten Sukamara. 

Di kawasan perkotaan, masyarakat Kalimantan Tengah (sekitar 60 persen) menggunakan Bahasa Indonesia sebagai bahasa pengantar, terutama di pendidikan dan pemerintahan. Bahasa lainnya yang juga banyak digunakan adalah Bahasa Jawa, Bugis, bahasa Batak, dan sebagainya yang dibawa para pendatang.