Lifestyle

Yuk Kenali 7 Penyebab Rasa Nyeri Setelah Berhubungan Seks

Ada berbagai macam penyebab munculnya rasa sakit setelah berhubungan seks, mulai dari hal normal hingga kondisi kronis.


Yuk Kenali 7 Penyebab Rasa Nyeri Setelah Berhubungan Seks
Ilustrasi - Hubungan seksual (FREEPIK/ drobotdean)

AKURAT.CO, Seks seharusnya menjadi hal yang menyenangkan. Sayangnya, tidak semua orang sependapat dengan hal itu. Faktanya, beberapa orang mengalami rasa sakit selama atau setelah berhubungan seks.

Alih-alih menyenangkan, kondisi ini tentu benar-benar mengganggu sehingga bisa meredam kehidupan seks kamu. 

Ada berbagai macam penyebab munculnya rasa sakit setelah berhubungan seks, mulai dari hal normal hingga kondisi kronis. Berikut Akurat.co uraikan 7 alasan mengapa kamu mungkin kesakitan selama atau setelah berhubungan seks, Rabu, (22/9/2021): 

Ketegangan otot

Seks bisa menjadi aktivitas fisik yang berat, sehingga otot di daerah panggul atau tempat lain menjadi tegang dan nyeri. Seks juga dapat memperburuk ketegangan otot yang ada, mengakibatkan kram dan rasa tidak nyaman setelah berhubungan seks.

Orgasme

Pada saat mengalami orgasme, dinding vagina dan otot-otot rahim berkontraksi secara berirama. Meskipun menimbulkan sedikit rasa nyeri, kram rahim bersamaan dengan orgasme adalah respons fisiologis yang normal.

"Sebelum dan selama orgasme, detak jantung, denyut nadi, tekanan darah dan pernapasan meningkat. Otot-otot tubuh , terutama di daerah panggul, bisa menjadi tegang, kejang dan kram," kata Sherry A. Ross, MD, OB/GYN dan pakar kesehatan wanita di Santa Monica, California. 

Infeksi menular seksual (IMS)

IMS seperti klamidia dan gonore dapat menyebabkan nyeri panggul yang parah serta kram setelah berhubungan seks. Waspadai gejala seperti keputihan, bau, dan gatal. Ini mungkin tanda-tanda awal bahwa kamu terkena IMS.

Infeksi saluran kemih (ISK)

Kandung kemih dan vagina terhubung erat, karena keduanya berdekatan. Pada saat berhubungan seks, kandung kemih yang meradang akan tertekan. Alhasil, kamu akan merasakan sakit saat atau setelah berhubungan seks 

Penetrasi 

Beberapa posisi seks menghasilkan penetrasi yang lebih dalam, dan bisa mempengaruhi vagina dan organ wanita seperti rahim dan ovarium. Juga, jika leher rahim dipukul saat berhubungan seks, ini dapat menyebabkan rasa sakit dan kram.

Trauma emosional

Trauma dapat memanifestasi secara fisik. Jadi, pada saat seseorang dengan tidak sengaja menghidupkan trauma dalam pikiran, maka fisiknya bisa merasakan rasa sakit yang dulu pernah ia rasakan.  

"Misalnya, jika seseorang sebelumnya pernah mengalami kekerasan seksual, dia mungkin menghidupkan kembali serangan itu, yang dapat dengan mudah mengingat rasa sakit fisik," kata Mary Jane Minkin, MD, seorang dokter di Sexual Intimacy & Menopause Program di Kedokteran Yale.

Prostatitis

Wanita bukan satu-satunya yang mengalami kram setelah berhubungan seks. Prostatitis, atau radang prostat, dapat menyebabkan rasa sakit selama atau setelah berhubungan seks pada pria.

"Ketika prostat meradang, mungkin ada rasa tidak nyaman selama hubungan seksual, terutama saat ejakulasi ketika prostat dan vesikula seminalis berkontraksi," kata Daniel Kellner, MD, ahli urologi dari Yale Medicine.

Selain ketujuh penyebab di atas, rasa sakit selama atau setelah berhubungan seks juga bisa disebabkan oleh endometriosis, vaginismus, dan beberapa hal lainnya.  

Ingat, seks harusnya menyenangkan, bukan menyakitkan. Jika kamu terus-menerus mengalami kram atau nyeri selama atau setelah berhubungan seks, pastikan untuk menemui dokter.[]