Lifestyle

Yuk Jaga Kesehatan Mental! Ini Gejala dan Cara Mengatasi Burnout

Burnout adalah jenis stres yang berhubungan dengan pekerjaan


Yuk Jaga Kesehatan Mental! Ini Gejala dan Cara Mengatasi Burnout
Ilustrasi - gejala dan cara mengatasi burnout (FREEPIK)

AKURAT.CO Burnout adalah jenis stres yang berhubungan dengan pekerjaan. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mencantumkan burnout sebagai 'fenomena pekerjaan' dalam International Classification of Diseases (ICD). Meskipun tidak dianggap sebagai kondisi medis, WHO mencatat bahwa hal itu dapat memengaruhi kesehatan , dan menyebabkan kamu harus memeriksakan diri ke layanan kesehatan.

"Burnout menggambarkan pikiran dan perasaan yang terkait dengan perasaan kewalahan dan kelelahan oleh keadaan hidup," kata Rachel O'Neill, PhD, terapis praktik dan Direktur Efektivitas Klinis, dikutip AKURAT.CO pada Rabu (8/12/2021). 

Sementara burnout mencakup banyak gejala yang sama seperti stres, ada tiga perasaan khusus yang membedakan burnout, yaitu : 

  • Merasa lelah terus-menerus
  • Kurangnya antusiasme dan peningkatan negatif terhadap pekerjaan
  • Penurunan kemampuan untuk melakukan pekerjaan

Seringkali, kelelahan menyebabkan gejala depresi, seperti kesedihan atau kurangnya harapan. Tapi itu juga dapat berkontribusi pada berbagai emosi negatif dan bahkan gejala fisik, seperti:

  • Frustrasi atau kemarahan
  • Iritabilitas atau gangguan
  • Kecemasan, agitasi, atau kegelisahan
  • Perasaan stres fisik, seperti sakit kepala, masalah perut, nyeri tubuh, atau kelelahan

Seperti stres, burnout dapat dikelola dengan mengatasi stresor. Mengidentifikasi area pekerjaan yang menyebabkan stres adalah kunci untuk mengatasinya.

Tentu saja, mencegah burnout sejak awal adalah skenario yang ideal, dan pengusaha dapat membuat perubahan organisasi yang terbukti untuk mengurangi stres dan meningkatkan kinerja. berikut adalah beberapa cara untuk mengatasi burnout: 

  • Berikan karyawan lebih banyak kendali atas ekspektasi kinerja
  • Kurangi interupsi dan kebisingan di tempat kerja
  • Beri karyawan lebih banyak otonomi dan fleksibilitas dalam pekerjaan
  • Tingkatkan cahaya di lingkungan kerja, dengan penekanan pada cahaya alami
  • Ciptakan lingkungan kerja yang mendorong kolaborasi

Selain cara-cara diatas, kamu juga bisa mencoba berbicara dengan atasan kamu, menerapkan gaya hidup sehat, seperti rutin berolahraga dan konsumsi makanan sehat dan seimbang. 

Namun, tidak semua burnout dapat dicegah. Jika kamu mengalami gejala kelelahan, O'Neill merekomendasikan untuk berbicara dengan penyedia medis atau profesional kesehatan mental.

"Sebisa mungkin, cobalah untuk meluangkan waktu setiap hari untuk perawatan diri, seperti meditasi bisa sangat membantu di sini," kata O'Neill.